Categories: EKONOMIENERGI

Tanpa Pemangkasan, PLN Tetap Kerjakan Proyek Listrik 35 GW

MONITOR, Jakarta – Dalam pembangunan proyek listrik 35 Gigawat (GW) yang digagas oleh pemerintah, saat ini PLN mendapat jatah menggarap 10 GW. Sementara, pihak swasta (Independent Power Producer/IPP) mendapatkan bagian 25 GW.

Terkait hal itu, Direktur Utama PLN Sofyan Basir menyatakan, PLN tidak akan mengubah porsinya dalam pembangunan tersebut. Hanya saja, proyek pembangkit listrik 35 GW ini akan mengalami perubahan jadwal pengoperasian.

"Pemangkasan tidak ada. Tetap 10 ribu GW," ujar Sofyan Basir di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (19/10).

Berdasarkan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2018–2027, pengaturan jadwal operasi pembangkit ini nantinya akan diatur. Menurut Sofyan, dalam penyusunan RUPTL bisa saja PLN menunda sejumlah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG), karena dinilai lebih mahal.

Penundaan itu juga tetap mengacu pada permintaan listrik di dalam negeri. Jika permintaan listrik kembali meningkat, pembangkit yang tertunda itu akan dikerjakan. Akan tetapi, Sofyan belum menyebutkan secara detail pembangkit yang akan ditunda tersebut. "Ini lagi dibahas (RUPTL)," ungkap Sofyan.

Kendati demikian, PLN akan mendahulukan pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Batu Bara. Karena lebih murah dan dalam segi pembangunan membutuhkan waktu lama, sehingga diusulkan untuk didahulukan.

Sebelumnya, Proyek 35 GW ini memang mendapat sorotan dari beberapa kementerian. Salah satunya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang meminta porsi PLN dalam proyek listrik 35 Gigawatt (GW) dikurangi.

Recent Posts

Rektor UIN Jakarta: Pengamanan Aset TKIP-SDIP Pamulang Adalah Mandat Negara, KBM Dijamin Aman

MONITOR, Tangerang Selatan – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama tim kuasa hukum menggelar konferensi pers…

6 jam yang lalu

Jelang Muktamar NU ke-35, JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro di Tambakberas

MONITOR, Jombang – Ribuan jamaah thariqah berkumpul di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, Tambakberas,…

7 jam yang lalu

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…

15 jam yang lalu

Gerak Cepat Usai Arahan Mentan Amran, SBM Kini Lebih Terjangkau bagi Koperasi Peternak

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman…

17 jam yang lalu

Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…

1 hari yang lalu

Dalam Sepekan, Arahan Mentan Amran Jadi Langkah Konkret Lindungi Peternak Ayam Ras Petelur

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…

1 hari yang lalu