MONITOR, Riau – Dalam membantu memasarkan produk-produk olahan nanas di Provinsi Riau, PT Pertamina (Persero) akan membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan mendatangkan ahli pemasaran untuk mengajarkan kepada UMKM cara memasarkan produknya.
General Manager Pertamina RU II Production, Otto Gerentaka menyatakan, bantuan ini dilakukan Pertamina sebagai bagian tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsiblity (CSR) untuk masyarakat sekitar.
Lebih lanjut Otto menyatakan, masyarakat Riau saat ini hanya menjual produk olahan nanas di daerah sekitar saja. Untuk itu, Pertamina hadir dan membantu memperluas sayap pemasaran di sekitar wilayah Riau.
"Coba nanti kami bantu pasarkan di luar daerah," ujar Otto di Komplek Pertamina RU II Sei Pakning, Bengkalis, Rabu (18/10) kemarin.
"Selain adanya diversifikasi produk nanas menjadi keripik, dodol, selai dan lain-lain, diperlukan pemasarannya seperti apa. Misalnya mendatangkan ahli memasarkan barang disini," jelasnya lagi.
Otto mengungkapkan, perseroan juga akan memberikan bantuan pelatihan pengemasan produk UMKM agar menarik untuk dijual. Sementara saat ini Pertamina telah memberikan bantuan alat produksi keripik nanas atau vacuum frying. .
Tentu dalam mengantisipasi terjadinya kekeringan lahan gambut yang ditamani nanas, kata Otto perseroan akan membangun kanal-kanal di sekitar lahan gambut. "Ini juga cara untuk mencegah kebakaran,” ungkapnya.
Sebelumnya pada tahun 2016 Pertamina telah mengeluarkan dana Rp 600 juta untuk pemberdayaan petani nanas. Pada tahun ini, sebanyak Rp 1,05 miliar telah disiapkan Pertamina untuk mendukung kegiatan pertanian nanas.
