MONITOR, Maros – Staf Khusus Menteri Pertanian (Stafsus Mentan), Sukriansyah Latief melakukan kunjungan kerja ke Dusun Pakalli Alatengae Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan guna meninjau langsung optimalnya bantuan pemerintah.
Dalam kunjungan pada Selasa (17/10) ini, Sukriansyah menemui salah satu Kelompok Tani masyarakat bernama 'Kelompok Tani Maju Bersama'.
Sukriansyah Latief mengungkapkan kunjungan kerja ini dilaksanakan Kememterian Pertanian (Kementan) sebagai komitmen meningkatkan kesejahteraan para petani di Indonesia.
"Bahwa pemerintah dalam hal ini Kementan berkomitmen untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para petani," ujar Stafsus Mentan.
Sementara itu, Haji Zainuuddin selaku Ketua Kelompok Tani Maju Bersama mengungkapkan kelompok tani yang dipimpinnya sangat merasakan dampak bantuan pemerintah (Kementerian Pertanian). Menurutnya, hal ini berdampak pada produksi pertanian mereka.
"Bantuan pemerintah, baik itu alsintan, subsidi pupuk, subsidi benih maupun penyuluhan sangat dirasakan oleh petani, yang sebelumnya panen hanya bisa dua kali setahun sekarang telah tiga kali panen dalam setahun ”, ucapnya.
Kelompok Tani Maju Bersama yang mempunyai anggota 63 orang dan lahan yang dikelola seluas kurang lebih 38 ha merasakan betul bantuan dari pemerintah yang bisa meningkatkan produksi padi dari 5-6 ton/ha menjadi 8-9 ton/ha dan ini sangat menunjang bagi peningkatan kesejahteraan petani.
MONITOR, Mekkah - KOMNAS HAJI menyoroti pentingnya pengelolaan pergerakan jemaah di kawasan Muzdalifah menjelang puncak…
MONITOR, Yogyakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan National Policy Dialogue bertajuk “Kedaulatan…
MONITOR, Jakarta - Madrasah binaan Kementerian Agama berhasil memperoleh lisensi menjalankan kurikulum International Baccalaureate Diploma…
MONITOR, Jakarta - Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) menyatakan mosi tidak…
Oleh: Haris Zaky Mubarak, MA* Hadirnya pelemahan rupiah atas mata uang dollar Amerika Serikat (AS)…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali meluncurkan program ACCES (Accelerating…