MONITOR, Jakarta – Ketidakhadiran Djarot Saiful Hidayat dalam acara sertijab Gubernur dan Wakil Gubernur DKI baru menjadi pertanyaan publik. Pasalnya, di hari tersebut politikus PDIP itu memilih berlibur bersama keluarga tercinta di Labuan Bajo, Lombok, Nusa Tenggara Timur.
Beragam komentar pun melayang di media sosial. Sebagian masyarakat mencerca tindakan Djarot, sementara lainnya justru pasang badan membelanya.
Terkait hal itu, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengajak elemen masyarakat khususnya warga Jakarta untuk move-on. Pasalnya, jika masyarakat terus perang argumen mengenai ketidakhadiran Djarot ataupun masa-masa kampanye Pilgub DKI 2017 lalu, maka hal tersebut tidak akan bermanfaat.
"Yang terpenting Pak Jokowi sudah melantik Pak Anies sudah resmi, sertijab sudah dilaksanakan. Saya kira kita perlu move on untuk tidak mempermasalahkan hal yang tidak diperlukan," ucap Hidayat Nur Wahid, Senin (16/10).
Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR ini mengajar masyarakat untuk mendoakan Djarot supaya bisa menikmati liburannya saat ini.
"Rakyat perlu mendewasakan diri dalam demokrasi tanpa harus kemudian terjebak perilaku individu satu-dua orang. Kita punya keteladanan, siapa yang demokratis, dan kita doakan Pak Djarot bisa berlibur," ucap Hidayat.
MONITOR, Mekkah - KOMNAS HAJI menyoroti pentingnya pengelolaan pergerakan jemaah di kawasan Muzdalifah menjelang puncak…
MONITOR, Yogyakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan National Policy Dialogue bertajuk “Kedaulatan…
MONITOR, Jakarta - Madrasah binaan Kementerian Agama berhasil memperoleh lisensi menjalankan kurikulum International Baccalaureate Diploma…
MONITOR, Jakarta - Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) menyatakan mosi tidak…
Oleh: Haris Zaky Mubarak, MA* Hadirnya pelemahan rupiah atas mata uang dollar Amerika Serikat (AS)…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali meluncurkan program ACCES (Accelerating…