Categories: BISNISEKONOMI

Indosat Ooredoo Sambut Baik Kebijakan Registrasi Kartu Pemerintah

MONITOR, Jakarta  –  Operator telekomunikasi Indosat Ooredoo menyambut baik kebijakan pemerintah yang mewajibkan masyarakat melakukan registrasi ulang kartu prabayar menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (KK).

Sekretaris Perusahaan PT Indosat Ooredoo, Deva Rachman menilai kebijakan ini dapat memberikan dampak positif bagi kepastian bisnis operator selular di Indonesia.

"Menurut kami, hal ini amat baik karena memberi kepastian dalam bisnis," ujar Deva di Jakarta, Jumat (13/10)

Deva menmenuturkan melalui registrasi ini nantinya perusahaan akan mendapat gambaran mengenai konsumen yang lebih baik. Sehingga, Indosat Oooredoo mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan national single identity tersebut.

Khusus pengguna Indosat, sambung Deva, bisa mendaftarkan ulang kartunya melalui pesan pendek ke 4444 dengan format: ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK). 

Sebagai informsi, Penetapan registrasi ulang ini diatur dalam Peraturan Menteri Kementerian Komunikasi dan informatika Nomor 14 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Komunikasi.

Terkait kebijakan ini, pemerintah memberikan batas waktu pada pihak operator untuk menyelesaikan proses validasi data pelanggan hingga 28 Februari 2018. 

Selain itu, penyelenggara jasa telekomunikasi juga diharuskan menyampaikan laporan kemajuan proses registrasi ulang ini setiap tiga bulan.

Kemudian Laporan ini harus disampaikan mereka pada Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia. Adapun jika terdapat operator yang tidak melakukannya, dia akan mendapat sanksi administrasi atau izinnya dicabut. 

Sedangkan kewajiban registrasi kartu prabayar ini akan dimulai pada 31 Oktober mendatang. 

Informasi penting lainnya adalah jika ada pelanggan baru atau lama yang enggan melakukan registrasi ulang akan diblokir nomor teleponnya.

Recent Posts

Indonesia Gaungkan Kolaborasi Industri Masa Depan pada Forum BRICS 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali memperkuat peran Indonesia dalam kerja sama industri global…

13 jam yang lalu

Apresiasi Kebijakan Afirmasi Pendidikan Prabowo, Rektor UIN Jakarta ajak Semua Pihak Bangun Sinergi Tri Dharma Terintegrasi

MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Asep Saepudin Jahar mengapresiasi kebijakan trasformatif…

16 jam yang lalu

Kemnaker Gandeng Tiga Kampus di Bandung untuk Pengembangan SDM, Riset, dan Pengabdian Masyarakat

MONITOR, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan tiga perguruan tinggi di Bandung, yakni Universitas…

17 jam yang lalu

Kenaikan Dollar antara Kepanikan dan Rasionalitas Ekonomi

Oleh: Haris Zaky Mubarak, MA* Dalam setiap episode diskursus pelemahan rupiah, satu fenomena selalu berulang…

18 jam yang lalu

Di Konferensi Perburuhan Internasional, Menaker Yassierli Paparkan Program Presiden Prabowo untuk Siapkan Tenaga Kerja Masa Depan

MONITOR, Jenewa - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan…

22 jam yang lalu

Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar Modus DAM dan Badal Haji, Oknum KBIHU Terancam Dicabut Izinnya

MONITOR, Jeddah -  Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkap dugaan praktik…

22 jam yang lalu