Categories: EKONOMIENERGI

Dirjen EBTKE Kementerian ESDM Apresiasi Pemkab Sidrap

MONITOR, Sidrap, Sulawesi Selatan – Langkah pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mngejar target bauran energi baru dan terbarukan (EBT). Untuk itu, Kementerian ESDM mengajak semua pihak baik pemerintah daerah, badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha swasta, maupun masyarakat turut berpartisipasi dalam mewujudkan penggunaan energi bersih tersebut.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana memberi apresiasi kepada pemerintah kabupaten Sidrap yang memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).

"Di Sidrap, Bupatinya memberikan dukungan, bahkan masyarakatnya berperan aktif. Ini merupakan contoh yang bagus," katanya di sela-sela kunjungan kerja di Sidrap bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan, Minggu (1/10/2017).

Sementara itu di tempat yang sama, Bupati Sidrap Rusdi Masse mengatakan, pihaknya mendukung penuh langkah pemerintah untuk membangun infrastruktur pembangkit ramah lingkungan seperti PLTB Sidrap.

Rusdi menambahkan, pihaknya sangat merespons jalannya proyek tersebut mulai dari awal pembangunan hingga saat ini. Bahkan, Pemkab Sidrap memberikan kemudahan kepada investor dalam hal perizinan.

“Kita tidak pernah mempersulit investor. Mulai dari pembebasan lahan dan sebagainya tak ada masalah,” ujar Rusdi. 

Rusdi berharap dengan adanya PLTB di daerahnya, akan meningkatkaan potensi Sidrap yang selama ini sudah dikenal sebagai lumbung beras, telur dan sapi di Sulawesi.

“Sidrap nantinya akan menjadi daerah lumbung energi karena mampu memasok energi untuk daerah lain,” ujar Rusdi.

Sebagai informasi, PLTB Sidrap yang terletak di Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap ini merupakan pembangkit tenaga angin terbesar di Indonesia. Dengan kapasitas 75 MW, pembangkit ramah lingkungan ini terdiri dari 30 turbin kincir angin yang masing-masing berkapasitas 2,5 MW. Model turbin yang digunakan dari Gamesa Iolica Corporation pada menara baja setinggi 80 meter dengan panjang baling-baling 57 meter. Proyek dengan investasi sekitar 150 juta dolar AS ini ditargetkan beroperasi secara komersial pada awal 2018. 

Recent Posts

Puteri Komarudin Dorong Penguatan Sinergi SMV Kementerian Keuangan

PARLEMENTARIA, Jakarta - Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan terus memperkuat sinergi dalam program…

13 jam yang lalu

Kemnaker–Kowani Perkuat Sinergi untuk Peningkatan Keterampilan dan Akses Kerja Perempuan

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat sinergi dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dalam upaya…

21 jam yang lalu

Srikandi Jasa Marga Gelar Inspira Talks Bertema “Leading with HEART” Bersama Maudy Ayunda

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Srikandi Jasa Marga menggelar kegiatan Inspira…

21 jam yang lalu

Selaraskan Implementasi CSR dan ESG, Jasa Marga Borong Tiga Penghargaan TOP CSR Awards 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih tiga penghargaan pada ajang TOP CSR…

21 jam yang lalu

Pengawasan Partisipatif Muda dalam Politik Elektoral

Oleh: Asep Rizal Murtadho* Partisipasi politik dalam proses elektoral mengandalkan keterlibatan seluruh komponen, termasuk masyarakat…

1 hari yang lalu

Kemnaker Siapkan Tim Khusus Tindaklanjuti Perselisihan Hubungan Industrial di PT Epson

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen mengawal penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan penegakan norma…

2 hari yang lalu