MONITOR, Jakarta – Setya Novanto diminta mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua DPR RI. Dorongan ini mencuat di kalangan Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) yang dipimpin Ahmad Doli Kurnia.
Doli menyatakan, jika Novanto mundur maka ia memiliki banyak waktu untuk membuktikan bahwa dirinya benar-benar tengah sakit.
"Cara yang paling efektif untuk buktikan Novanto sakit, kami minta diikhlaskan saja, Pak Novanto agar tak lagi jadi Ketua Umum Golkar dan Ketua DPR," ujar Doli kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (30/9).
Politisi asal Medan ini menegaskan, masukan tersebut dia berikan mengingat banyaknya bullyian dilontarkan publik terkait foto Setya Novanto yang tengah terbaring di rumah sakit.
Menurutnya jika Novanto mundur dari jabatan, maka hal itu bisa membuat publik benar-benar percaya jika Novanto sakit.
"Langkah mundur dari posisi Ketum Golkar dan ketua DPR adalah satu-satunya cara agar publik percaya dengan kondisi Novanto yang tengah sakit," ucap Doli.
Perlu diketahui, berdasarkan informasi yang diterima Doli, Novanto saat ini menderita delapan jenis penyakit, diantaranya vertigo, gula darah naik, pengapuran jantung, flek otak, ginjal dan sinusitis.
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri (Wamen) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI sekaligus Wakil Ketua Umum…
MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan komitmen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam memperkuat transformasi…
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelindungan…
MONITOR, Yogyakarta – Kesuksesan menguasai pasar manufaktur plafon PVC di Indonesia tidak membuat langkah Adit Setiawan…
MONITOR, Bandung Barat — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya penguatan ekosistem pengembangan SDM melalui keterhubungan pelatihan…
MONITOR, Jakarta - Penguatan kerja sama ekonomi biru antara negara-negara ASEAN dan China dinilai menjadi…