MONITOR, Denpasar – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan telah menyiapkan skema bantuan untuk mengantisipasi letusan Gunung Agung di Karangasem, Bali. Bantuan tersebut dilakukan dengan menggandeng para pemangku kepentingan setempat.
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, menyatakan pihak Bandara Ngurah Rai Bali pun telah sigap menyiapkan rencana evakuasi terhadap masyarakat.
"Kemenhub sudah menyiapkan rencana kalau terjadi letusan, bagaimana Bandara Ngurah Rai melakukan proses evakuasi," ujar Sutopo di Jakarta, Senin (25/9).
Selain bandara lokal, sejumlah bandara di Tanah Air juga disiapkan untuk mengantisipasi bencana alam tersebut. "Ada beberapa bandara besar sudah disiapkan Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Lombok, Balikpapan dan lain-lain untuk pengalihan rute penerbangan," jelasnya.
Sutopo menambahkan, pihak Angkasa Pura I dan otoritas bandara Ngurah Rai rencananya akan menggunakan visual capability absorption (VCA) untuk mengetahui seberapa parah sebaran abu vulkanik.
"Apakah membahayakan pesawat dan bandara tidak. Sehingga close atau open bandara ditentukan VCA. VCA ini dari BMKG dan Australia," kata Sutopo.
MONITOR, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menilai perubahan ketiga atas…
MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan Bursa Wirausaha Unggulan sebagai…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa Lembaga Kerja Sama (LKS)…
MONITOR, Jakarta - Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK) melaporkan dugaan rekening bernilai lebih dari…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat langkah perlindungan terhadap peternak ayam petelur menyusul…