MONITOR, Jakarta – Sejumlah kalangan menyayangkan musibah yang dialami bayi Tiara Debora. Bayi mungil ini kehilangan nyawa lantaran diduga terlambat mendapatkan penanganan di ruang gawat darurat bayi PICU (Pediatric Intensive Care Unit) dari RS Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat, akibat kekurangan biaya.
Terkait hal itu, anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka meminta tegas agar dilakukan investigasi terhadap kasus kematian bayi berusia empat bulan itu.
"Saya mendesak Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) dan Dinas Kesehatan DKI agar melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus bayi Debora," ucap Rieke dalam keterangan pers yang diterima Monitor.
Merujuk kasus kematian bayi Debora, Rieke menilai peristiwa itu membuktikan bahwa pelayanan kesehatan di rumah sakit masih buruk dan masih banyak
rumah sakit nakal. "Belum ada sistem yang baik sehingga dapat memastikan perlindungan terhadap pasien," ujarnya.
Politikus PDIP ini lantas mendesak para penegak hukum agar memberikan sanksi setimpal jika pihak rumah sakit terbukti melakukan kesalahan.
"Kami mendesak aparat penegak hukum untuk memproses pidana pelanggaran yang dilakukan rumah sakit," tegas wanita asal Garut, Jawa Barat.
MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan bahwa proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari…
MONITOR, Kediri – Forum bedah buku dalam rangka pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar…
MONITOR, Depok – Anggota DPD RI, Jihan Fahira, mengajak mahasiswa untuk berperan aktif mengawal kehidupan…
MONITOR, Mataram – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melakukan kunjungan kerja ke sentra…
Oleh: Akhmad Sururi(Plt. Sekretaris Jenderal DPP FKDT) Kabar duka menyelimuti keluarga besar pegiat pendidikan keagamaan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam meminta Pemerintah dan PT PLN…