Categories: NASIONALPOLITIK

Tim Desk Pilkada DPP Hanura Dituding Lakukan Pembohongan Publik

MONITOR, Jakarta – Ketua DPC Partai Hanura Jaya Wijaya Papua, Ronny Elopere, menanggapi pernyataan salah satu pimpinan Tim Desk Pilkada DPP Hanura Sarbini, terkait survei calon kepala daerah Kabupaten Jaya Wijaya, Papua merupakan pembohongan publik.

Sarbini menyebut alasan partainya tidak memilih kader sendiri untuk diusung sebagai calon kepala daerah Kabupaten Jaya Wijaya dalam hal ini ketua DPC Hanura, Ronny Elopere, karena hasil surveinya kurang memuaskan.

"Apa yang dikatakan pak Sarbini seperti itu saya rasa itu tidak benar dan itu sebagai bentuk pembohongan publik," ungkap Ronny kepada wartawan, Jakarta, Rabu (6/9).

Sementara menurut Ronny, Ketua tim pemenangan pilkada Farid Al Fauzi sudah menegaskan akan lebih memprioritaskan kader dari partai Hanura.

"Karena petunjuk dari Ketua Umum dan Sekjen sudah jelas mengarahkan agar tim Pilkada yang diketuai pak Farid Al Fauzi dan teman-temannya itu lebih mengutamakan kader Hanura sendiri. Lalu sekarang kalau pak Sarbini kalau bantah seperti itu, itu saya rasa tidak benar karena petunjuk sudah jelas," jelas Ronny.

Yang menjadi aneh juga, lanjut dia, disatu sisi tim desk pilkada DPP Hanura selalu menuntut tentang survei pada kadernya sendiri. Namun pada kenyataannya survei belum ada tapi mereka malah memberikan rekomendasi pada kader partai lain tanpa dimintain survei.

"Dan disini kalau mereka katakan mereka mengacu ke survei, saya kira tidak benar. Sebab nyatanya, survei belum keluar, justru mereka memberikan rekomendasi atau surat keputusan itu pada kader partai lain yakni Jhon Banua kader partai Demokrat," ungkapnya.

"Padahal surat keputusan yang dikeluarkan atas nama Jhon Banua yang tak lain adalah ketua DPC Demokrat Kab Jaya Wijaya, itu tidak benar karena sesungguhnya kalau ikuti mekanisme parpol terutama kalau mengacu Peraturan Organisasi (PO) tentu akan lebih memprioritaskan dari kader sendiri, karena kami dari awal sudah ikuti semua rekomendasi." tandas Ronny.

Recent Posts

Wamen UMKM Ungkap Tiga Kunci UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan tiga…

19 jam yang lalu

Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…

1 hari yang lalu

Banpres Pemulihan Usaha Jangkau Para Pengusaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…

1 hari yang lalu

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

2 hari yang lalu

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

2 hari yang lalu

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren, Batas Akhir 4 September 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…

2 hari yang lalu