MONITOR, Jakarta – PT MRT Jakarta melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Qlue Performa Indonesia terkait fasilitas aduan berbasis daring untuk mengetahui tanggapan masyarakat secara langsung terhadap proyek MRT Jakarta.
PKS ditandatangani oleh Presiden Direktur PT MRT Jakarta, William Sabandar, dan CEO PT Qlue Performa Indonesia, Rama Raditya, di Wisma Nusantara, Jakarta.
“Kerja sama ini dibuat agar warga Jakarta, masyarakat yang terdampak selama proses pembangunan MRT Jakarta, pengguna jalan, dan calon pengguna MRT Jakarta, dapat berkontribusi menyampaikan laporan dan aspirasinya kepada kami. Berdasarkan laporan tersebut, PT MRT Jakarta akan menganalisis masalah di lapangan sehingga kami mampu memberikan solusi yang tepat sasaran, selama masa pembangunan menuju beroperasinya MRT Jakarta pada Maret 2019. Penanganan keluhan atau complaint handling wajib menjadi bagian dari proses dan bukti kepada pemerintah, donor, dan masyarakat bahwa kami berupaya membuat pembangunan fasilitas publik ini bersifat partisipatif,” jelas William Sabandar.
Rama Raditya menyampaikan, “Qlue adalah aplikasi berbasis media sosial yang memungkinkan warga untuk melaporkan keluhan secara langsung kepada para pembuat kebijakan dan aparat kota, terutama penyedia fasilitas umum dan jasa publik, agar terdapat komunikasi dua arah tanpa terhambat birokrasi. Aplikasi ini terdiri atas aplikasi gawai dan papan instrumen yang mampu memantau, menganalisis, dan menyelesaikan masalah agar warga yang telah melaporkan keluhan turut berkontribusi terhadap perbaikan kota. Mereka juga akan merasa memiliki kota dan menjadi lebih berdaya.” Masyarakat di beberapa kota lain sudah mempergunakan aplikasi ini, dipelopori oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam Jakarta Smart City.
PKS antara PT MRT Jakarta dan PT Qlue Performa Indonesia akan dilaksanakan selama periode 1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang. Dengan adanya kerja sama ini diharapkan warga Jakarta akan merasa turut memiliki dan merawat fasilitas transportasi publik yang dapat segera dinikmati dalam waktu kurang dari 1,5 tahun ke depan. Laporan bisa dikirim dari telepon genggam dalam format teks dan foto (atau video) melalui sistem operasi Android maupun iOS, dan melengkapinya dengan geo-tagging agar laporan menjadi akurat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya mewujudkan transportasi Moda Raya Terpadu (MRT) yang akan menjadi salah satu solusi mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Hingga 29 Agustus 2017, secara garis besar pengerjaan MRT Jakarta telah mencapai 78,01 persen. Pengerjaan MRT Jakarta struktur bawah tanah telah selesai 89,27 persen (±6 km), sementara struktur layang sendiri telah selesai 66,86 persen (±10 km). Terdapat 13 stasiun yang sedang dibangun saat ini: 7 stasiun layang (Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja), dan 6 stasiun bawah tanah (Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia).
Pada fase pertama, panjang jalur Lebak Bulus – Bundaran HI adalah 16 kilometer dan akan melayani 173.400 penumpang setiap hari melalui 16 set kereta; 14 set kereta operasi dan 2 kereta cadangan. Total tempuh rute ini adalah 30 menit dengan jarak antar kereta 5 menit sekali. Kereta akan dioperasikan secara otomatis melalui sistem persinyalan Communication-Based Train Control (CBTC) yang merupakan teknologi baru bagi Indonesia.
Fase kedua Bundaran HI – Kampung Bandan ditargetkan mulai dibangun pada bulan Oktober 2018. Pemerintah berencana membangun MRT Jakarta untuk dua koridor, yakni Selatan – Utara dan Timur – Barat. Koridor Timur – Barat, dari Cikarang, Bekasi, hingga Balaraja, Banten, ini akan dimulai pada tahun 2020, membentang sepanjang 87 km.
MRT Jakarta adalah terobosan baru bagi transportasi publik di kota ini. Tidak hanya akan meningkatkan mobilitas, MRT Jakarta juga akan memberikan manfaat tambahan, seperti perbaikan kualitas udara dan salah satu solusi mengatasi kemacetan, dengan adanya perubahan gaya hidup masyarakat Jabodetabek yang beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik.
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, secara resmi membuka kegiatan Pekan Kreatif Nusantara (PKN)…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali memperoleh pengakuan di kancah internasional dengan masuk…
MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) secara masif meluncurkan Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan…
MONITOR, Jombang — Kementerian Haji dan Umrah terus mengawal fase kepulangan jemaah haji Indonesia hingga…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan atas musibah gempa bumi besar…
MONITOR, Jakarta - Mengantisipasi lonjakan pengguna jalan pada periode libur sekolah, PT Jasa Marga (Persero)…