MONITOR, Jakarta – Anggota Pansus Hak Angket, Bambang Soesatyo menilai konflik internal atau friksi di tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpotensi menampilkan sosok komisioner bayangan atau ilegal. Bambang pun menuturkan bahwa kejadian ini sudah tidak wajar.
Seperti diketahui, jumlah komisioner atau pimpinan di KPK berjumlah 5 orang. Namun belakangan, pasca pengakuan Direktur Penyidik KPK, Aris Budiman kepada Pansus Hak Angket, terungkap ada satu komisioner bayangan sekaligus penentu kebijakan di KPK.
"Friksi yang ada di KPK sudah tidak wajar, bahkan menggambarkan terjadinya subordinasi atau ketidakpatuhan kepada pimpinan. Kalau tidak dihentikan, kecenderungan subordinasi itu berpotensi menampilkan komisioner keenam atau komisioner bayangan," kata Bambang di Jakarta, Minggu (3/9).
Hal ini, sambung Politisi Golkar itu, tidak boleh ada di KPK. Pasalnya, sosok komisioner bayangan tersebut telah nembangun kekuatan tersembunyi dengan memanfaatkan KPK.
"Tidak boleh ada upaya membangun kekuatan tersembunyi dengan menunggangi kerja pemberantasan korupsi," imbuh Bambang.
Ant
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi pertumbuhan wirausaha industri baru melalui pengembangan…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, melantik pejabat pimpinan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kasus dugaan penganiayaan anak oleh pengelola…
MONITOR, Ciputat – Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-30 di Kota Tangerang Selatan dimaknai sebagai momentum…
MONITOR, Jakarta – Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi memasuki hari kelima operasional. Kementerian Haji dan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur industri manufaktur nasional melalui…