Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Menteri Perdagangan Lantik Anggota Baru BPKN

MONITOR, Jakarta – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melantik 20 orang anggota Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Periode Tahun 2017-2020 di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, hari ini, Rabu (30/8). Mendag Enggar menegaskan agar para anggota BPKN yang baru dapat segera mengevaluasi dan menganalisis berbagai produk hukum di bidang perlindungan konsumen.

“Evaluasi dan analisis produk hukum penting dilakukan agar BPKN dapat memperluas dan memperkuat kewenangannya sehingga lebih maksimal meningkatkan dan melindungi hak-hak konsumen. Pelaku usaha juga akan terdorong untuk lebih bertanggung jawab memproduksi barang/jasa yang berkualitas, yang pada gilirannya akan mendorong produktivitas dan daya saing nasional di pasar global,” tegas Enggar.

Penetapan anggota BPKN tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden RI No. 97/P Tahun 2017. Anggota BPKN Periode IV masa jabatan 2017-2020 terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, tenaga ahli, pelaku usaha, dan Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM), dengan susunan keanggotaan yaitu:

Unsur Tenaga Ahli: 1. Dr.Ir. Deddy Saleh; 2. Ir. Ardiansyah Parman; 3. Prof. Dr. Ir. Atih Surjati, M.Sc; 4. Rolas Budiman Sitinjak,SH, M.H.,Ipc., Cla; 5. Drs. Edib Muslim, MA;

Unsur Akademisi: 6. Dr. Rizal E. Halim; 7. Drs. Andi Muhammad Rusdi, M.H; 8. Dr. Anna Maria Tri Anggraini, S.H, M.H; 9. Drs.Rusdianto, M.Sc.;

Unsur Pemerintah: 10. Dr. Ir. Ngakan Timur Antara; 11. Ir. Frida Adiati, MSc; 12. Amalia Adininggar Widyasanti, S.T., M.Si., M.Eng., Ph.D;

Unsur Pelaku Usaha: 13. Drs. Charles Sagala, M.M; 14. Ir. Adhi Siswaya Lukman; 15. Dr. Ir, Arief Safari, M.B.A; 16. Satria Hamid Ahmadi,S.E; 17. Vivien Goh,S.H., M.H;

Unsur LPKSM: 18. Ir. Huzna Gustiana Zahir; 19. Bambang Sumantri, M.B.A.; 20. Drs. Nurul Yakin Setyabudi

Pelantikan anggota baru BPKN disaksikan Sekretaris Jenderal Kemendag Karyanto Suprih dan Inspektur Jenderal Kemendag Srie Agustina.

“Para anggota baru ini harus dapat meningkatkan kinerja BPKN sehingga diharapkan kesadaran konsumen bertambah dan pelaku usaha juga semakin menyadari hak dan kewajibannya. Hal ini pada akhirnya juga akan mendorong hubungan yang harmonis dalam keselarasan antara konsumen, pelaku usaha, dan pemerintah,” lanjut Enggar.

Mendag Enggar juga berterimakasih dan mengapresiasi para Anggota BPKN periode 2013-2016 yang telah menyelesaikan masa baktinya pada Juli 2016 yang lalu dengan prestasi membanggakan, antara lain sukses menerbitkan 84 saran dan rekomendasi kepada pemerintah yang sangat bermanfaat bagi konsumen. Rekomendasi tersebut meliputi perdagangan/e-dagang, perumahan, periklanan, kelembagaan, telekomunikasi, pendidikan, transportasi, energi, kesehatan, keuangan, industri, dan pangan

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

17 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

19 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

1 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu