Categories: NASIONALPOLITIK

Keterwakilan Perempuan di Politik Dinilai Masih Minim

MONITOR, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo hadir dalam Workshop Nasional yang diadakan Kongres Kesatuan Perempuan Partai Golkar di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta. Dalam acara tersebut, ia mendukung agar keterwakilan perempuan dalam kontestasi politik bisa meningkat pada Pilkada 2018 dan Pemilu Serentak 2019.

Tjahjo mengatakan, sesuai amanat UU No. 7 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Pemilu, terdapat kuota 30 persen bagi perempuan menduduki kursi legislatif. Namun, ia mengakui memang tak mudah menyiapkan tokoh wanita yang sanggup lolos dalam pesta demokrasi 5 tahunan ini.

"Memang jumlah caleg di setiap pemilu sudah memenuhi kuota 30 persen tapi keterwakilan yang jadi, sangat minim sekali. Tahun 2014 hanya 17 persen jumlah kader wanita yang bisa duduk di DPR," kata Tjahjo, Sabtu (26/8).

Semua ini memang kembali pada 'political will' masing-masing partai politik (parpol). Makanya, perlu strategi khusus jika ingin menang dalam Pileg dan memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan. Kesalahan parpol sekarang adalah mengadu sesama kader dalam satu dapil.

Ia juga menilai kalau upaya kaum perempuan untuk maju dalam kontestasi pemilu masih terhambat beberapa kendala. Misal saja dalam keluarga, belum lagi kepercayaan publik tak selalu berpihak ke mereka dan menganggap calon laki-laki lebih unggul. Termasuk juga pola pikir parpol.

"Padahal tidak ada hambatan. Di Kementerian saya itu ada wanita jadi eselon I. Tapi bagaimana political willitu bisa diberikan," katanya.

Tjahjo juga menjadikan contoh sejumlah menteri di kabinet kerja yang dijabat oleh perempuan. Di antaranya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa. Mereka berhasil meraih kepercayaan banyak orang.

Recent Posts

Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Segera Naik ke Rp26.500 per Kg, BGN Wajibkan Dapur MBG Serap Telur Peternak

MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…

33 menit yang lalu

Kemenhaj Pastikan Layanan Jemaah Cepat, Responsif, dan Transparan

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) terus memperkuat transformasi digital dalam penyelenggaraan…

40 menit yang lalu

Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji; Digital, Bergizi dan Terukur

MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab…

13 jam yang lalu

Kementan-Kemdiktisaintek Akselerasi Riset Kampus jadi Senjata Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Bogor - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP)…

13 jam yang lalu

Puan Dorong Adanya Antisipasi dan Pengetatan Cegah RI Jadi Sarang Judi Online

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekanankan pentingnya antisipasi untuk mencegah Indonesia menjadi…

14 jam yang lalu

Pemerintah Diminta Antisipasi Nilai Tukar Rupiah yang Kian Terpuruk

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika…

14 jam yang lalu