Categories: EKONOMIENERGI

Masyarakat Halmahera Selatan Antusias Sambut BBM Satu Harga

MONITOR, Halmahera Selatan – Masyarakat Desa Busua, Kecamatan Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan menyambut antusias atas beroperasinya SPBU Kompak di desa mereka. SPBU tersebut merupakan penugasan Pemerintah kepada PT Pertamina dalam menjalankan program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga.

"Dengan adanya kedatangan fisik SPBU, saya senang karena bisa membantu Desa Busua. Alhamdulillah kami sudah membuktikan bahwa stok BBM sudah ada di Busua," ujar Iftan Syamsudin salah seorang tokoh Masyarakat Desa Busua, seperti dilansir esdm.go.id, Kamis(24/8).

Senada dengan Syamsudin, Meri (43 tahun) juga mengakui realisasi BBM Satu Harga di Busua memberikan dampak positif. "Merasa terbantu toh. Kalau kemarin beli satu liter, ini bisa beli dua liter," katanya sesaat sebelum peresmian BBM Satu Harga di SPBU Kompak.

Sementara itu, warga Busua lain mengaku perekonomian keluarga mereka menjadi lebih ringan dengan adanya program BBM Satu Harga. "Terasa ringan dengan adanya harga ini," ungkap Anwar (40 tahun) yang bekerja sebagai nelayan. Nantinya, ia senang karena sisa uang pembelian BBM dapat digunakan untuk kebutuhan pendidikan anaknya.

Rata-rata masyarakat Busua membutuhkan 5-10 liter tiap hari untuk berlayar. Sebelumnya, mereka menggunakan BBM jenis Premium sebagai bahan bakar kapal, karena harganya lebih murah dari solar. Solar sendiri digunakan untuk penerangan (genset). Dengan adanya program BBM Satu Harga, masyarakat Busua mampu menghemat biaya sekitar Rp50.000 per harinya dengan asumsi pembelian BBM sebelumnya Rp15.000 per liter untuk jenis Premium.

Realisasi BBM Satu Harga di SPBU Kompak, Kayoa Barat merupakan titik ke-23 dari 54 titik yang akan dibangun oleh Pemerintah di tahun 2017. Secara total, Kementerian ESDM akan menyelesaikan 150 titik program BBM Satu Harga hingga tahun 2019.

Kuota SPBU Kompak sendiri dipasok oleh Pertamina sebesar 75 KL/bulan untuk jenis Premium dan 25 KL/bulan (Solar) dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Ternate dan TBBM Labuha, Bacan.

Recent Posts

Selvi Gibran Tinjau Coaching Clinic LPDB di Pontianak, Perkuat Akses Pembiayaan Koperasi dan UMKM

MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…

1 jam yang lalu

Guru Besar IPB Ungkap Ketimpangan Industri Perunggasan, Peternak Rakyat Disebut Paling Rentan Bangkrut

MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…

3 jam yang lalu

Zayed Foundation Serahkan Bantuan Sekitar USD 190.000 untuk 162 Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…

7 jam yang lalu

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…

7 jam yang lalu

Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Segera Naik ke Rp26.500 per Kg, BGN Wajibkan Dapur MBG Serap Telur Peternak

MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…

9 jam yang lalu

Kemenhaj Pastikan Layanan Jemaah Cepat, Responsif, dan Transparan

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) terus memperkuat transformasi digital dalam penyelenggaraan…

9 jam yang lalu