Categories: HUKUMNASIONAL

Dukung Rusdianto, ANNI Siap Judicial Review Kebijakan KKP

MONITOR, Jakarta – Menyusul ditetapkannya Rusdianto Samawa, Ketua Front Nelayan Indonesia sebagai tersangka oleh Bareskrim Mabes Polri atas dugaan pencemaran nama baik kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Aliansi Nelayan Indonesia (ANNI) mengatasnamakan 'segenap elemen seluruh Nelayan Indonesia' meminta agar Menteri Susi bersedia mencabut laporannya.
 
Dalam konfrensi pers yang digelar di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (25/8) Ketua ANNI, Riyono mengatakan, pihaknya mengkeritik keras laporan menteri Susi terkait pelaporannya terhadap Rusdianto. Menurutnya, sebagai pejabat publik Menteri Susi harus bersedia menerima kritik.

"Sebagai pejabat publik harus siap dan bersedia untuk dikritik oleh siapapun sebagai upaya perbaikan dan keseimbangan penyusunan kebijakan bagi kesejahteraan nelayan Indonesia," kata Riyono.

Bahkan lanjut Riyono, pihaknya akan melakukan Judicial Review (JR) berbagai peraturan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri KP sebagai bentuk koreksi konstitusional yang dilindungi oleh hukum.

Untuk diketahui, akibat tulisannya dan orasi ilmiah yang tersebar di media online terkait kebijakan KKP, dirinya dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri dengan tuduhan pencemaran nama baik. Pengaduan dan laporan tersebut bernomor 664/VII/2017/Bareskrim tanggal 06 Juli 2017 dimana menteri Susi dan KKP melalui Effin Martiana, SH MH sebagai pelapor dan Rusdianto sebagai terlapor.

Recent Posts

Kementan Perkuat Pengaturan Produksi Ayam, Jaga Harga dan Lindungi Peternak

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian terus memperkuat pengelolaan produksi dan pasokan ayam ras nasional sebagai…

5 jam yang lalu

HKTI Lumajang Soroti Tata Kelola Gula Nasional, Desak Perlindungan Petani Tebu

MONITOR, Lumajang – Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPC HKTI) Kabupaten Lumajang menyampaikan…

5 jam yang lalu

IPW: Mundurnya Aipda Vicky Harus Jadi Bahan Instrospeksi Kapolri

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menilai mundurnya Aipda Vicky Aristo Katiandagho dari institusi…

8 jam yang lalu

Apresiasi Prabowo, Komnas Haji: Tata Kelola Haji Makin Progresif dan Berpihak pada Jemaah

MONITOR, Tangerang Selatan - Komisi Nasional Haji (Komnas Haji) menyampaikan apresiasi atas komitmen dan langkah…

11 jam yang lalu

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM Awal 2026, MiniesQ Sukses Tembus Ritel Modern Usai Kantongi Halal

Jakarta – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat peran UMKM sebagai pilar ekonomi nasional dengan memfasilitasi 1.346…

13 jam yang lalu

Target Ekspor 100 Kontainer ke Italia, Kopi Indonesia Amankan Kontrak Baru Senilai Rp255 Miliar

MONITOR, Roma – Produk kopi Indonesia kembali menunjukkan daya saing di pasar global setelah PT ALKO…

14 jam yang lalu