Categories: HUKUMNASIONAL

Minim Ruang Dialog, Kritik Nelayan Terhadap Menteri Susi dianggap Wajar

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDIP Ono Surono angkat bicara terkait persoalan yang melibatkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dengan Ketua Front Nelayan Indonesia Rusdianto Samawa.

Ya, Rusdianto ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri atas dugaan tindak pidana penghinaan dan pencemaran nama baik berdasarkan laporan Menteri Susi.

Padahal menurut Ono, apa yang dilakukan Rusdianto bukan seperti yang dituduhkan, melainkan kritik terhadap kebijakan-kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan hal itu dianggap wajar dilakukan aktivis semacam Rusdianto ketika menjumpai kebijakan yang tidak berpihak kepada nelayan.

"Hal-hal yang disampaikan saudara Rusdianto terkait dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti beserta dampaknya baik secara langsung maupun melalui media massa dan media sosial merupakan kondisi berdasarkan fakta-fakta di lapangan dan sangat lazim dilakukan oleh organisasi perikanan yang dipastikan sedang melakukan advokasi kepada anggotanya," kata Ono di Jakarta, Kamis (24/8).

Lebih lanjut Politikus PDIP itu menerangkan, kritik seperti yang disampaikan Rusdianto kepada Menteri Susi wajar terjadi lantaran tidak adanya ruang dialog dan diskusi secara tuntas antara nelayan dengan KKP. "Berkali-kali Susi Pudjiastuti menyampaikan kepada publik 'bila ada yang tidak menerima kebijakan yang dibuatnya dipersilahkan menggugat secara hukum', ternyata dia sendiri yang melaporkan saudara Rusdianto ketua organisasi perikanan karena merasa terganggu dan diperlakukan tidak menyenangkan," tukas Ono.

"Dengan kondisi seperti ini, sudah saatnya dan sepatutnya seluruh masyarakat perikanan yang terdampak kebijakan yang dikeluarkan Susi Pudjiastuti bersatu padu untuk melaporkan balik Susi Pudjiastuti atas tuduhan yang sama," tandas anggota DPR yang juga Ketua Umum Masyarakat Perikanan Nusantara itu.

Dari pemberitaan diketahui Rusdianto diieriksa Polisi akibat unggahan video lewat akun media sosial pribadinya. Dalam video tersebut Rusdianto melontarkan keritik seputar kebijakan Menteri Susi. 

 

 

 

Recent Posts

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

13 jam yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

13 jam yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

14 jam yang lalu

Capai 75 Ribu Pendaftar PPIH 2027 Non Nakes, Kemenhaj Gelar CAT Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

15 jam yang lalu

Partai Gelora Soroti Perubahan Data Desil DTSEN

MONITOR, Jakarta — Penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis tunggal penyaluran bantuan…

16 jam yang lalu

Verifikasi Seleksi PPIH 2027 Tetap Berjalan, CAT Dilaksanakan Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan proses Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

17 jam yang lalu