Categories: EKONOMIINDUSTRI

Bekraf Latih Pelaku UKM Cara Pembuatan Laporan Keuangan Via Aplikasi

MONITOR, Jakarta – Badan Ekonomi Kreatif kembali menggelar asistensi pembuatan laporan keuangan bagi Usaha Kecil dan Menengah Kreatif di Surabaya, Selasa (22/8/2017). Dari kegiatan itu para pelaku UKM diajarkan pembuatan laporan keuangan dengan aplikasi akuntansi.

Khusnaini, trainer aplikasi akuntansi UKMMoney Manager mengajarkan pembukuan dengan aplikasi android pada smartphone. Aplikasi ini mudah diperoleh pada google playstoredan digunakan pada smartphone. Dia mengajarkan membuat laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi umum.

Menurutnya, laporan keuangan bukan hanya bisa digunakan untuk melengkapi persyaratan mengakses pembiayaan perbankan, tetapi juga evaluasi usaha untuk menentukan keputusan tepat pada usaha mereka.

Dalam kegiatan ini, Bekraf memberikan bimbingan kepada 100 pelaku UKM Kreatif Kota Surabaya dan sekitarnya untuk mengetahui dan melaksanakan pencatatan keuangan serta membuat laporan keuangan dengan aplikasi akuntansi sederhana.

"Pelaku UKM Kreatif bisa mengembangkan usaha mereka dengan mengakses pembiayaan perbankan. Maka, kami membimbing mereka untuk membuat laporan keuangan dengan aplikasi akuntansi sederhana sebagai history recordkeuangan usaha sehingga peluang mereka lebih besar untuk mendapatkan pembiayaan perbankan," ucap Direktur Akses Perbankan Restog K. Kusuma dalam siaran pers, Selasa (22/8).

Asistensi ini, menurutnya, bertujuan memberi pemahaman pembiayaan perbankan syariah yang bisa diakses pelaku UKM Kreatif untuk ekspansi usaha, memotivasi pelaku UKM Kreatif untuk mengembangkan usaha, dan mengajarkan pembuatan laporan keuangan dengan aplikasi akuntansi.

"Bekraf mendatangkan praktisi keuangan syariah dan perbankan syariah supaya pelaku UKM kreatif tahu model pembiayaan syariah, pembiayaan syariah yang ditawarkan perbankan, dan persyaratan untuk mendapatkannya. Trainer aplikasi akuntansi juga kami hadirkan agar pelaku UKM Kreatif memaksimalkan aplikasi android pada smartphone untuk membuat pembukuan keuangan mereka dimanapun mereka berada," tambah Resog.

Recent Posts

Mitigasi El Nino, Kementan Masifkan Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan di Sukabumi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…

8 jam yang lalu

Selvi Gibran Tinjau Coaching Clinic LPDB di Pontianak, Perkuat Akses Pembiayaan Koperasi dan UMKM

MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…

12 jam yang lalu

Guru Besar IPB Ungkap Ketimpangan Industri Perunggasan, Peternak Rakyat Disebut Paling Rentan Bangkrut

MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…

13 jam yang lalu

Zayed Foundation Serahkan Bantuan Sekitar USD 190.000 untuk 162 Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…

17 jam yang lalu

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…

17 jam yang lalu

Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Segera Naik ke Rp26.500 per Kg, BGN Wajibkan Dapur MBG Serap Telur Peternak

MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…

19 jam yang lalu