Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Luncurkan Program Penguatan Pancasila, Jokowi Undang Mahasiswa dan Dosen ke Istana Bogor

MONITOR, Bogor – Presiden Joko Widodo meresmikan Peluncuran Program Penguatan Pendidikan Pancasila yang diprakarsai oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi bekerjasama dengan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP).

Bertempat di Istana Bogor pada Sabtu (12/8/2017) Presiden Jokowi dalam kesempatan ini berbaur bersama ratusan mahasiswa, dosen serta tamu undangan lainnya untuk melakukan senam pagi.

Dalam sambutannya Jokowi mengatakan bahwa sebagai negara yang besar dan majemuk kita harus berbangga dan dapat mensejajarkan diri dengan negara besar lain.

“Tantangan ke depan bukan semakin mudah tapi semakin berat. Tanpa ada sebuah ideologi yang mengarahkan, akan sulit bagi kita untuk berkompetisi dengan negara-negara lain. Apa ideologi itu? Pancasila,” tutur Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengatakan tantangan lainnya adalah perubahan dunia yang sangat cepat. Perubahan itu berkaitan dengan teknologi, sehingga beliau menghimbau agar transisi atas perubahan harus diantisipasi.

“Perubahan harus disikapi bersama, untuk itu kita harus memperkuat nilai karakter bangsa kita,” tegasnya.

Menurut Presiden Jokowi semua harus diperkuat termasuk nilai-nilai kegamaan. Pasalnya terjangan pertarungan ideologi itu nyata adanya, seperti terjangan yang terjadi melalui media sosial yang akhir-akhir ini.

“Jangan sampai karakter ke-Indonesiaan kita hilang karena terjangan infiltrasi ideologi.” Pungkasnya.

Terakhir, Presiden Jokowi mengajak semua kalangan mulai dari Perguruan Tinggi, ormas keagamaan dan kepemudaan untuk membangun kembali ideologi Pancasila. Presiden Jokowi menuturkan bahwa Pemerintah dan UKP-PIP tidak mungkin bekerja sendiri, semua elemen bangsa harus ikut terlibat aktif.

Recent Posts

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

30 menit yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

1 jam yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

4 jam yang lalu

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

MONITOR, Yogyakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia menekankan pentingnya penguatan pelindungan…

8 jam yang lalu

Prodi K3 Polteknaker Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

MONITOR, Jakarta - Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker)…

24 jam yang lalu

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

2 hari yang lalu