Categories: EKONOMIPERBANKAN

BRI siapkan living cost jemaah haji senilai USD 81,1 juta

MONITOR, Jakarta – Di tahun ini, untuk keempat kalinya, Bank BRI kembali ditunjuk oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk mendistribusikan uang saku atau living cost berupa banknotes atau uang kertas asing bagi jamaah haji yang akan berangkat di tahun 2017.

Pemberian living cost bertujuan untuk memberikan bekal kepada jemaah haji agar dapat digunakan sebagai kebutuhan hidup sehari-hari dan untuk menunjang kepentingan ibadah selama di tanah suci.

“Pada periode keberangkatan haji tahun ini, BRI mendistribusikan banknotes dengan total nilai sebesar 302.554.500 Saudi Arabian Riyal (SAR) atau setara USD 81,1 Juta kepada 201.703 CJH,” ujar Corporate Secretary Bank BRI Hari Siaga Amijarso.

Hari Siaga menambahkan, setiap CJH akan mendapatkan masing-masing 1.500 SAR dengan rincian 3 lembar pecahan 500 SAR.

Secara teknis, penyerahan uang saku ke jemaah calon haji dilakukan melalui Panitia Pemeriksa dan Penerima Pekerjaan Pengadaan Banknotes Saudi Arabian Riyal (SAR) Living Cost yang telah dibentuk oleh Kementerian Agama Tingkat Provinsi setelah jemaah melakukan cek kesehatan dan menerima dokumen imigrasi.

Selain membagikan living cost, Bank BRI juga membuka gerai money changer BRI untuk melayani penukaran uang SAR pecahan kecil yakni pecahan 1,5 dan 10 SAR di seluruh Embarkasi Haji untuk memberikan kemudahan bagi para Calon Jemaah Haji. Jemaah haji akan mendapatkan banknote dengan kurs terbaik.

“Hal-hal tersebut diatas merupakan wujud komitmen Bank BRI untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat, dengan harapan dapat membantu para jemaah calon haji dalam mempersiapkan keberangkatannya dan tidak dipusingkan untuk mencari mata uang dalam pecahan Riyal yang digunakan untuk bertransaksi di Arab Saudi,” pungkas Hari Siaga.

Recent Posts

Mitigasi El Nino, Kementan Masifkan Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan di Sukabumi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…

4 jam yang lalu

Selvi Gibran Tinjau Coaching Clinic LPDB di Pontianak, Perkuat Akses Pembiayaan Koperasi dan UMKM

MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…

8 jam yang lalu

Guru Besar IPB Ungkap Ketimpangan Industri Perunggasan, Peternak Rakyat Disebut Paling Rentan Bangkrut

MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…

9 jam yang lalu

Zayed Foundation Serahkan Bantuan Sekitar USD 190.000 untuk 162 Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…

14 jam yang lalu

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…

14 jam yang lalu

Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Segera Naik ke Rp26.500 per Kg, BGN Wajibkan Dapur MBG Serap Telur Peternak

MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…

15 jam yang lalu