Categories: NASIONAL

Bahas Tiga Hal, Pansus Angket KPK Gelar Dialog Tertutup

MONITOR,  Jakarta – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ProDem sambangi gedung DPR RI. Hal ini dilakukan untuk berdialog dengan pimpinan pansus guna membahas pansus hak angket untuk KPK.

Kedatangan ProDem mendapat respon baik dari ketua pansus angket KPK, Agun Gunandjar. Menurutnya, ada tiga hal yang akan disampaikan dalam dialog tertutup ini. Seperti melakukan pengawalan pansus hak angket terhadap KPK.

"Melalui kedatangan beliau untuk menemui saya, meminta waktu berdialog. Karena bagi prodem sebagai para tokoh-tokoh pergerakan, para aktivis ingin berdialog dengan ketua pansus terkait dengan keberadaan pansus angket kpk," ujar Ketua Pansus Agun Gunandjar di Gedung Nusantara 3, Rabu (9/8).

Menurut Agun, proses jalannya pansus ini sudah sepatutnya dijaga dan dikawal. Sebab masalah memberantas korupsi sudah menjadi agenda utama.

"Karena dalam kacamata Prodem politik pemberantasan korupsi tetap menjadi agenda utama yang harus terus dijaga dikawal untuk dapat menjalankan pemerintahan ke depan itu rakyatnya betul-betul bisa menikmati biar uangnya tidak lagi dikorupsi," jelasnya.

Selain itu, ProDem ingin memastikan pansus angket ini berjalan pada koridor yang benar, jangan malah merusak tatanan demokrasi yang sudah dicita-citakan oleh masyarakat Indonesia. 

Karena ini bisa menimbulkan hal hal yang secara prinsipil ketika pansus berakhir akan ada semacam proses-tindak lanjut yang bisa memporakporandakan tatanan struktur bangunan demokrasi yang sudah ada.

"Kedua, prodem juga menyampaikan dalam dialognya dengan kami agar prosesi berjalannya pansus angket kpk juga harus tetap ada koridor koridor tertentu jangan sampai membawa implikasi merusak tatanan demokrasi yang sudah dibangun sejak awal reformasi," tungkas Agun Gundandjar.

Lebih lanjut, dalam dialog ini juga akan membicarakan mengenai menijau rumah penyekapan KPK. Meski telah ada kesepakatan. Namun hal ini masih menunggu dari pihak kepolisian. 

"Memang untuk lokasi penyekapan ini sudah ada kesepakatan. Kita juga sudah melakukan komunikasi dengan  jajaran kepolisian. Kami tinggal menunggu. Mudah-mudahan dalam 1-2 hari ini sudah bisa kita lakukan." tandas Agun Gunadjar.

Recent Posts

Kemnaker-KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Dukung Pelindungan Ozon

MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mendorong…

2 jam yang lalu

IKM Kosmetik Binaan Kemenperin Tembus Pasar Papua Nugini

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus berupaya meningkatkan industri kecil dan menengah (IKM) kosmetik nasional…

5 jam yang lalu

Ditjen Pesantren Gaspol, Perkuat Perencanaan Program dan Penganggaran

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama memperkuat perencanaan dan penganggaran sebagai bagian dari…

6 jam yang lalu

Partai Gelora Bentuk Desk Rekrutmen Anggota Agar Lolos ke Senayan

MONITOR, Jakarta - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia secara resmi menetapkan arah baru strategi dalam…

7 jam yang lalu

Kemnaker Segera Seleksi dan Tetapkan Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melakukan seleksi dan penetapan peserta Pemagangan Nasional (MagangHub) 2026…

7 jam yang lalu

Bidik 300 Tenant dan 10 Ribu Pengunjung, Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 Siap Digelar

MONITOR, Madiun - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mendorong penyelenggaraan Expo UMKM &…

12 jam yang lalu