PEMERINTAHAN

IKM Kosmetik Binaan Kemenperin Tembus Pasar Papua Nugini

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perindustrian terus berupaya meningkatkan industri kecil dan menengah (IKM) kosmetik nasional untuk meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar hingga ke tingkat global. Langkah strategis ini kembali membuahkan capaian positif dengan keberhasilan PT Follow Me Indonesia, IKM binaan Kemenperin, menembus pasar ekspor Papua Nugini melalui produk parfum dan gel rambut.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, keberhasilan IKM menembus pasar internasional menunjukkan bahwa produk kosmetik dalam negeri semakin kompetitif, baik dari sisi kualitas, keamanan, maupun inovasi. 

“Pemerintah akan terus mendukung industri kosmetik, parfum, dan gaya hidup sehat (wellness) agar semakin meningkatkan kinerja positifnya di pasar ekspor. Produk kosmetik buatan Indonesia semakin dipercaya di pasar dunia karena memiliki kualitas yang baik, aman, dan terbukti memberikan manfaat bagi konsumennya,” kata Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (16/9).

Menperin menegaskan, sektor industri kosmetik nasional memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin memprioritaskan kesehatan, kebugaran, kualitas, serta nilai-nilai kesehatan. Momentum pertumbuhan ini perlu dimanfaatkan oleh pelaku industri nasional untuk memperkuat kapasitas produksi, meningkatkan inovasi, serta membangun merek lokal yang mampu bersaing di pasar internasional.

Potensi tersebut antara lain tercermin dari kinerja ekspor industri kosmetik pada tahun 2025 yang mencapai USD473,8 juta, meningkat 13,7 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar USD416,8 juta. “Peningkatan kinerja ekspor ini menjadi bukti bahwa pelaku industri kosmetik dalam negeri terus berkembang dan meningkatkan kualitas serta jangkauan akses pasarnya. Potensi ini harus dimanfaatkan oleh industri dalam negeri, termasuk pelaku industri kecil dan menengah,” ujar Agus.

Menurut Menperin, subsektor industri parfum dan wewangian juga memiliki prospek yang menjanjikan karena produknya semakin menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat sekaligus gaya hidup. Besarnya potensi pasar tersebut membuka ruang bagi tumbuhnya wirausaha industri baru yang adaptif dan inovatif.

“Tingginya minat pasar terhadap produk wewangian membuka peluang emas bagi ekosistem industri nasional untuk mencetak wirausaha baru yang adaptif, inovatif, serta siap tampil sebagai pemain utama di tingkat global,” imbuhnya.

Berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) per Juli 2026, jumlah pelaku industri kosmetik di Indonesia telah mencapai 1.655 unit usaha dan lebih dari 87 persen di antaranya merupakan IKM. Selain itu, hingga Agustus 2026 tercatat lebih dari 370 ribu produk kosmetik yang telah terdaftar di BPOM. Kondisi tersebut mencerminkan besarnya basis industri sekaligus ruang pertumbuhan bagi wirausaha baru di sektor kosmetik.

Untuk mengoptimalkan peluang tersebut, Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) secara konsisten menjalankan berbagai program pembinaan terpadu bagi pelaku industri kosmetik, termasuk industri parfum. Pendampingan diarahkan pada penguatan aspek legalitas, peningkatan kualitas dan mutu produk, pengembangan kapasitas usaha, perluasan akses pasar, hingga fasilitasi pemenuhan sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB).

Recent Posts

Kemnaker-KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Dukung Pelindungan Ozon

MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mendorong…

3 jam yang lalu

Ditjen Pesantren Gaspol, Perkuat Perencanaan Program dan Penganggaran

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama memperkuat perencanaan dan penganggaran sebagai bagian dari…

8 jam yang lalu

Partai Gelora Bentuk Desk Rekrutmen Anggota Agar Lolos ke Senayan

MONITOR, Jakarta - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia secara resmi menetapkan arah baru strategi dalam…

8 jam yang lalu

Kemnaker Segera Seleksi dan Tetapkan Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melakukan seleksi dan penetapan peserta Pemagangan Nasional (MagangHub) 2026…

8 jam yang lalu

Bidik 300 Tenant dan 10 Ribu Pengunjung, Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 Siap Digelar

MONITOR, Madiun - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mendorong penyelenggaraan Expo UMKM &…

13 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan

MONITOR, Makassar — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah melalui…

1 hari yang lalu