MONITOR, Jerusalem – Menteri Komunikasi Israel Ayoob Kara mengatakan, pihaknya ingin menutup media kawasan Arab, Al-Jazeera di negaranya.
Dilansir Independent Minggu (6/8) Menteri dari partai Likud pengusung Perdana Menteri Benjamin Netanyahu itu bahkan ingin kartu pers deri jaringan berita tersebut dicabut dan telah meminta agar penyedia layanan TV agar memblokir transmisi mereka.
Kara mengatakan, media tersebut telah digunakan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk "menghasut" kekerasan.
Dia menyatakan, sesuatu yang "delusional (bertentangan)" ketika negara-negara di kawasan Arab telah melakukan pelarangan terhadap Al-Jazeera untuk alasan tersebut, tetapi Israel tidak.
Untuk diketahui, Yordania dan Arab Saudi telah menutup kantor lokal Al-Jazeera. Saluran TV dan situs internetnya pun telah diblokir di Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain.
Para pejabat Israel telah lama menuduh Al-Jazeera berlaku bias terhadap negara mayoritas Yahudi tersebut.
MONITOR, Malang - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Prof.…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut hangat kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM)…
MONITOR, Malang - Kehadiran Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren menjadi tonggak penting dalam…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti dampak kesehatan akibat…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor, menegaskan bahwa kepercayaan publik tidak dibangun…
MONITOR, Palu – Forum Muda Alumni (FORMA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Tengah menggelar…