MONITOR, Jakarta – Benih-benih perpecahan antar umat beragama mulai bermunculan di tengah masyarakat luas. Terkait hal itu, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berpesan agar masyarakat tetap mewaspadai ancaman tersebut.
"Jangan sampai ada pertikaian dan konflik antaragama yang dapat merusak, menghancurkan bangsa dan negara. Jangan sampai itu terjadi," ujar Gatot di Taman Bhagawan, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Jumat (4/8) malam.
Di hadapan ribuan tokoh agama dan masyarakat, Gatot mengajak elemen masyarakat untuk turut serta mencegah pertikaian yang melibatkan antar pemeluk agama.
Sebagaimana pesan Presiden Joko Widodo, Gatot membenarkan bahwa solidaritas dan kerukunan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.
Untuk itu, Gatot menekankan pentingnya pengamalan pancasila sebagai ideologi bangsa dalam kehidupan sehari-hari.
"Itulah yang harus tetap dijaga dan dibina. Kuncinya adalah Pancasila sebagai dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia, karena Pancasila dirumuskan dengan nilai-nilai Ketuhanan yang sudah disepakati oleh para pemuka agama pada awal kemerdekaan," tambahnya.
MONITOR, Pandeglang - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur Pandeglang mengapresiasi Program Beasiswa Madrasah…
MONITOR, Tashkent - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mendorong penguatan hubungan Indonesia…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. Rokhmin…
MONITOR, Lumajang - Upaya mencegah judi online (judol) menyasar keluarga penerima manfaat terus diperkuat hingga…
MONITOR, Bandung - LPDB Koperasi terus memperkuat tata kelola, kepastian hukum, dan mitigasi risiko dalam…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing…