MONITOR, Jakarta – Mendapat label anti pancasila dan intoleran dari Ketua Fraksi Nasdem DPR Viktor Laiskodat, tak membuat reputasi Partai Demokrat, Gerindra, PKS dan PAN hancur. Justru, pernyataan tersebut membuat keempat parpol mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak.
Aktivis Rumah Amanah Rakyat (RAR) Ferdinand Hutahaean menyatakan, sangatlah mustahil keempat parpol yang dituduh Viktor adalah anti pancasila.
Selama ini, kata Ferdinand, keempat parpol tersebut jelas mengakui pancasila sebagai ideologi negara dan NKRI sebagai harga mati.
"Saya menelisik Platform Partai Demokrat, Gerindra, PAN dan PKS, semua mengakui Pancasila dan NKRI harga mati. Tidak satupun partai itu sepanjang sejarah dari lahir hingga sekarang pernah menyatakan menolak Pancasila dan NKRI," ujar Ferdinand melalui keterangan tertulis yang diterima Monitor, Jumat (4/8).
Ia mencontohkan, pada Perpu Ormas keempat partai tersebut terus memperjuangkan hak kebebasan dan demokrasi. Menurut Ferdinand, hal tersebut menunjukkan sikap yang sangat pancasilais.
"Justru mereka adalah partai yang sangat Pancasilais terbukti dari sikap mereka menolak pembunuhan Demokrasi dengan menolak UU Pemilu yang cacat logika, dan menolak Perpu Ormas yang memberangus kebebasan tanpa pengadilan," tegasnya.
Lebih lanjut Ferdinand justru menyebut pemerintah yang menunjukkan anti pancasila. Pemerintah, kata Ferdinand, justru memanfaatkan pancasila untuk melawan pihak-pihak yang berbeda pandangan dengan pemerintah.
"Inilah stigmaisasi terbalik, harusnya penguasa sekaranglah yang anti Pancasila, anti kebebasan dan anti Demokrasi. Pancasila telah dibajak dan dipergunakan menggebuk pihak yang justru hidup mengamalkan Pancasila secara utuh." tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajak masyarakat untuk semakin…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengungkap bahwa Rancangan perubahan UU…
MONITOR, Banjarmasin - Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian mengubah paradigma pembangunan dari ekonomi…
MONITOR, Jakarta - Analisis Dunia Islam dan Timur Tengah (Timteng) Mahfuz Sidik mengatakan, seluruh negara…
MONITOR, Tangsel – Momentum libur sekolah dimanfaatkan Jurnalis Filantropi Indonesia (Jufi) untuk menghadirkan aksi sosial melalui program Khitan Holiday…
MONITOR, Jakarta — Transformasi penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh penyempurnaan sistem dan regulasi,…