Categories: BISNISEKONOMI

Gelar Online Travel Fair 2017, Garuda Indonesia Targetkan 180 Miliar

MONITOR, Jakarta – Melanjutkan kesuksesan pelaksanaan “Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF) 2017” phase I yang telah dilaksanakan pada bulan Maret – April 2017 lalu, Garuda Indonesia kembali akan melaksanakan “GOTF 2017” phase II  yang akan dilaksanakan pada tanggal 3-9 Agustus 2017 mendatang. Untuk pelaksanaan “GOTF 2017” phase II kali ini, Garuda Indonesia bekerjasama dengan “Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA)” yang terdiri dari Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank Mandiri.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, I Gde Pitana pada sesi press conference yang dilaksanakan pada hari ini, Rabu (02/08) di Jakarta mengatakan bahwa pelaksanaan “GOTF 2017” atas kerjasama Garuda Indonesia dengan HIMBARA ini tentunya sejalan dengan salah satu program prioritas dari Kementerian Pariwisata, yaitu digital tourism (pariwisata digital).

“Kondisi market wisata saat ini telah berubah, banyak wisatawan kini mencari, memesan dan berbagi informasi wisata secara digital. Untuk itu kami sangat terbantu dengan adanya “GOTF 2017” ini, karena kami telah menargetkan 265 juta perjalanan wisata nusantara di tahun 2017 melalui salah satu prioritas program digital tourism”, jelas I Gde Pitana.

Untuk mendukung digital tourism yang digalakkan Pemerintah, perbankan dalam hal ini  Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN sebagai anggota HIMBARA mengoptimalkan transaksi perbankan digital. Ketua HIMBARA, Maryono menilai digital banking memberikan kemudahan bagi para “traveller” merencanakan perjalanannya karena transaksi untuk pemesanan tiket, hotel ataupun jasa wisata lainnya  bisa dilakukan dimana saja, kapan saja, cepat, aman dan lebih efisien.

“Transaksi non tunai yang terus dikembangkan HIMBARA  mendorong sektor pariwisata untuk berkembang lebih cepat ,” katanya.

Sementara itu Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury juga mengatakan bahwa pelaksanaan “GOTF 2017” phase II tersebut juga merupakan upaya Garuda Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kemudahan untuk memperoleh tiket murah melalui transaksi secara online.

“Transaksi digital terutama dalam pembelian tiket pesawat Garuda Indonesia secara online terus meningkat dari tahun ke tahun, kedepannya Garuda Indonesia akan mengedepankan pangsa pasarnya melalui penjualan secara digital. Hal ini juga sejalan dengan rencana pengembangan bisnis kami kedepan dimana Garuda Indonesia akan mengembangkan pangsa pasar melalui penjualan secara online pada website dan mobile app Garuda Indonesia. Kiranya sinergi positif antara Garuda Indonesia dan beberapa Bank yang tergabung pada HIMBARA ini tidak hanya dapat memberikan nilai tambah bagi para pelanggan namunmenstimulasi perkembangan e-commerce di Indonesia.”, papar Pahala.

Pahala melanjutkan bahwa melalui pelaksanaan “GOTF 2017” phase II ini, Garuda Indonesia menargetkan pendapatan sebesar Rp. 180 miliar, dengan 2 juta pengunjung website dan 40.000 pengunduh baru mobile app Garuda Indonesia.

Sebelumnya, pada pelaksanaan “GOTF 2017” phase I lalu Garuda Indonesia berhasil meraih nilai transaksi penjualan sebesar Rp. 162 miliar dengan total pengunjung website sebanyak 1.725.000 pengunjung dan 31.750 pengunduh baru mobile app Garuda Indonesia.

Sementara pada pelaksanaan GOTF tahun 2016 lalu, Garuda Indonesia berhasil meraih nilai transaksi penjualan sebesar Rp. 106 miliar dengan total pengunjung website sebanyak 675.000 pengunjung dan 23.000 pengunduh baru mobile app Garuda Indonesia.

“GOTF 2017 yang kami laksanakan ini tentunya juga tidak terlepas dari upaya kami untuk senantiasa mendukung pemerintah untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara dan industri pariwisata dalam negeri. Kami telah menyiapkan 5 rute domestik dan 5 rute internasional unggulan, yaitu untuk rute domestik diantaranya Denpasar, Padang, Balikpapan, Lombok dan Labuan Bajo, sementara untuk rute internasional yaitu Melbourne, Seoul, Singapura, London dan Hongkong," pungkasnya.

Recent Posts

Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji; Digital, Bergizi dan Terukur

MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab…

5 jam yang lalu

Kementan-Kemdiktisaintek Akselerasi Riset Kampus jadi Senjata Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Bogor - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP)…

5 jam yang lalu

Puan Dorong Adanya Antisipasi dan Pengetatan Cegah RI Jadi Sarang Judi Online

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekanankan pentingnya antisipasi untuk mencegah Indonesia menjadi…

6 jam yang lalu

Pemerintah Diminta Antisipasi Nilai Tukar Rupiah yang Kian Terpuruk

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika…

6 jam yang lalu

Buka Masa Sidang DPR, Puan Sampaikan Dukacita untuk Korban Kecelakaan Kereta-Bus Hingga Belasungkawa Bagi Praka Rico

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin pembukaan masa sidang DPR RI. Saat…

9 jam yang lalu

Waka Komisi IV DPR Soroti Kelangkaan BBM yang Buat Angkutan Distribusi Pupuk Subsidi Terhambat

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman menyoroti kelangkaan Bahan…

9 jam yang lalu