MONITOR, Jakarta – Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang memiliki potensi untuk dijadikan pasar narkoba. Hal itu diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Sri Mulyani bahkan mulai khawatir, dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia rawan diserbu para pelaku bisnis haram. Terlebih kata wanita yang akrab disapa Ani, pertumbuhan ekonomi dan penduduk di Indonesia melaju cukup pesat.
"Dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan sebagai destinasi, Indonesia dianggap sebagai market yang besar," ujar Sri Mulyani saat ekspose kasus 1,2 juta butir ekstasi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (1/8).
Lebih lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyatakan, apabila ada petugas Bea Cukai yang terlibat peredaran narkoba, dirinya tak segan-segan untuk memberikan hukuman.
Untuk mengantisipasi hal itu, ia membutuhkan kerjasama banyak pihak dari mulai Polri, BNN hingga pihak Bea Cukai. Ia pun mengaku sudah melakukan sinergisitas bersama dalam memberantas narkoba.
"Kita sudah banyak melakukan kerja sama dalam pemberantasan narkoba. Hasilnya luar biasa karena banyak membuahkan hasil," terang Ani.
Dalam kesempatan itu, hadir pula Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Dirjen Bea Cukai Heru Prambudi, Kabareskrim Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto dan Direktur IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Eko Daniyanto.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia untuk…
Oleh: Boy Anugerah* Setiap tanggal 9 Mei, Rusia melakukan “ritual” rutin kenegaraan yang diselenggarakan di Moskow…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat program hilirisasi industri nasional yang tidak hanya menyasar…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan menyelenggarakan seleksi kerja bagi penyandang disabilitas Tuli melalui pertemuan langsung…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB Muhammad Khozin menyoroti ramainya polemik…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menyoroti pembubaran…