MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto, meminta presiden Jokowi bersikap tegas terhadap para menterinya terkait kelangkaan garam di tanah air. Mengingat, Penanganan melalui kebijakan impor adalah kebiasaan buruk.
"Impor tentu bukan kebijakan populis, bukan kebijakan yang baik," ujar Agus Hermanto kepada wartawan. Selasa, (1/8).
Lebih lanjut, Agus menjelaskan seharusnya Kementerian terkait seperti Kementerian BUMN, Perindustrian, Perdagangan dan Kementerian Keuangan harus betul-betul serius mengatasi persoalan garam ini.
"Masa dia tidak bisa mengambil kebijakan yang bagus dan tidak bisa mengantisipasi bahkan tidak bisa menaggulangi garam ini. Kita bertahun tahun baru sekarang ini masalah garam hancur," ungkapnya.
Agus menambahkan bahwa kebijakan impor bukan jalan keluar yang baik mengatasi kelangkaan garam.
"Masa setiap hari kita mau mengalami krisis terus dan krisis hanya tertanggulangi dengan impor. Rasanya para menterinya harus berpikir, menterinya harus mempunyai kemampuan yang hebat," tambah Agus.
MONITOR, Jakarta — Transformasi penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh penyempurnaan sistem dan regulasi,…
MONITOR, Lombok Tengah - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak perusahaan-perusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika…
MONITOR, Jakarta - Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Muhadjir Effendy mengapresiasi kinerja Kementerian Haji dan…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) memberikan apresiasi atas kepemimpinan Irjen Pol. Agus Suryonugroho…
MONITOR, Batam – Sebanyak 10.362 ekor ikan hidup asal Kabupaten Natuna kembali berhasil menembus pasar…
MONITOR, Cisarua - Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan, warga Perumahan Muslim Alfalaah…