Categories: DAERAHSUMATERA

Pencairan DAK Bengkulu Tahap II Terancam Gagal

MONITOR, Bengkulu – Dana alokasi khusus (DAK) fisik Bengkulu tahap II terancam gagal karena hingga saat ini belum ada laporan penggunaan tahap I. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara (DJPBN) Provinsi Bengkulu pun mengingatkan agara laporan penggunaan segera diberikan.

"Ini karena pelaporan penggunaan DAK tahap I yang berakhir minggu kemarin tanggal 21 Juli 2017 belum ada, pemerintah daerah belum melaporkan penggunaannya," kata Kepala Kantor Wilayah DJPBN Provinsi Bengkulu Rinardi di Bengkulu, Minggu.

Menurut Rinardi, jumlah dana alokasi khusus untuk tahap II ini yang seharusnya dikucurkan dari APBN berjumlah sebesar Rp140 miliar. 

"Dana itu sudah tersedia, tinggal penyaluran dan syaratnya yakni pelaporan DAK tahap I, jika tidak melaporkan tahap selanjutnya jadi hangus," jelas dia. 

Pemerintah daerah harus menerima konsekuensi yang cukup berat jika anggaran DAK tersebut tidak bisa dicairkan, yakni dengan menutupi sendiri menggunakan APBD. 

"Ini cukup sulit, dari mana pemerintah daerah langsung bisa sediakan, untuk proses APBD pun juga sulit karena jumlahnya besar dan harus meminta persetujuan anggota legislatif dulu," ucap Rinardi. 

Sementara anggaran DAK tahap II sudah harus digunakan mengingat waktu yang tersisa sampai akhir tahun sudah sangat sempit sekali, sedangkan yang harus dikerjakan lanjut Rinardi baru proses awal dari proyek pembangunan yang bersumber dari dana tersebut. 

"Kalau kita lihat waktu efektif ya tinggal lima bulan lagi atau sekitar 100 hari kerja, pemerintah daerah harus selesaikan itu, atau konsekuensi lainnya yakni pada 2018 nanti belum tentu akan dapat, karena melihat kinerja pada tahun sebelumnya," tutur Rinardi.

Recent Posts

Penasihat Khusus Presiden Apresiasi Kinerja Kemenhaj, Nilai Transisi Penyelenggaraan Haji Berjalan Baik

MONITOR, Jakarta - Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Muhadjir Effendy mengapresiasi kinerja Kementerian Haji dan…

10 jam yang lalu

IPW Apresiasi Kepemimpinan Irjen Agus Suryonugroho di Korlantas: Humanis, Profesional dan Berbasis Teknologi

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) memberikan apresiasi atas kepemimpinan Irjen Pol. Agus Suryonugroho…

20 jam yang lalu

Lolos Karantina, 10.362 Ekor Ikan Hidup Asal Natuna Kembali Diekspor ke Hong Kong

MONITOR, Batam – Sebanyak 10.362 ekor ikan hidup asal Kabupaten Natuna kembali berhasil menembus pasar…

1 hari yang lalu

Rukun, Kompak dan Bahagia, Warga RT 03 Perumahan Muslim Alfalaah 3 Gelar Family Gathering

MONITOR, Cisarua - Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan, warga Perumahan Muslim Alfalaah…

2 hari yang lalu

Pajak JHT Jadi Polemik, Legislator: Negara Harusnya Beri Rasa Aman ke Pekerja di Tengah Ancaman PHK

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi menyoroti soal polemik pengenaan tarif pajak…

2 hari yang lalu

Komisi XIII DPR Soroti Pengadaan Gembok Ditjenpas yang Dalam 2 Tahun Capai Hingga Rp 92 M, Minta Ada Audit

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh menyoroti program pengadaann gembok…

2 hari yang lalu