MONITOR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution hari ini, Selasa (18/7) melakukan rapat koordinasi dengan Tim Reforma Agraria untuk membahas laporan kemajuan proses penyiapan lahan untuk transmigran yang sudah ada dan pembangunan transmigran baru.
Menurut Darmin, Pemerintah terus siapkan langkah untuk mendorong masyarakat melakukan transmigrasi ke daerah-daerah yang memiliki lahan lebih banyak.
“Transmigrasi ini menjadi langkah kita dalam pemerataan ekonomi melalui program reforma agraria. Karena tanah untuk reforma agraria ini banyak di luar Jawa. Kita harus cari langkah bagaimana reforma agraria ini tersebar merata,” katanya dalam siaran pers yang diterima redaksi, Selasa (18/7).
Beberapa pejabat hadir dalam rapat tersebut diantaranya Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sadjojo serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait.
Rapat tersebut membahas mengenai lahan transmigran yang sudah memiliki Hak Pengelolaan Lahan (HPL) maupun yang belum dimana terdapat beberapa lokasi yang masih mempunya masalah dalam pelepasan kawasan hutan dan masalah dengan penduduk setempat. Permasalah ini harus diselesaikan, agar legalisasi/sertifikasi lahan transmigran dapat segera dilakukan.
Dalam kesempatan tersebut, Darmin juga menegaskan untuk kementerian terkait mulai menyusun dan merapikan kembali data-data lahan transmigran agar pemerintah dapat memastikan proyek ini terus berjalan.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Bina Haji Khusus dan Umrah meminta…
MONITOR, Cirebon — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamarudin Amin, menegaskan bahwa Pusat Studi Gender dan Anak…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri upacara peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyampaikan duka cita mendalam…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin meminta pemerintah pusat untuk segera mengkonkretkan…
MONITOR, Jakarta - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro…