Categories: EKONOMIINDUSTRI

Citilink Buka Penerbangan ke Gorontalo

MONITOR, Jakarta – Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia terus memperluas dan memperkuat jaringan penerbangannya di Kawasan Timur Indonesia (KTI), dengan membuka rute penerbangan harian berjadwal baru Jakarta – Gorontalo via Makassar guna menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan perekonomian dan pariwisata KTI.

“Pembukaan rute ke Gorontalo ini merupakan bagian dari strategi bisnis Citilink dalam memperluas dan memperkuat jaringan rute penerbangan di kota-kota Timur Indonesia sehingga bisa memantapkan posisi Citilink sebagai maskapai berbiaya murah terkemuka di Indonesia”, kata Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo di Jakarta, Kamis (13/7).

Juliandra menjelaskan bahwa terpilihnya Gorontalo karena memiliki nilai strategis baik sebagai jalur perekonomian Indonesia, tetapi juga letak geografis Gorontalo yang berdekatan dengan negara-negara tetangga di ASEAN.

Posisinya membuat Gorontalo menjadi salah satu provinsi dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang paling cepat dan dianggap sebagai salah satu roda penggerak ekonomi dan pariwisata Indonesia di Kawasan Timur Indonesia.

Oleh karena itu, katanya, dengan dibukanya penerbangan Citilink dari dan menuju ke Gorontalo diharapkan akan semakin membuka akses dan menciptakan peluang bagi pertumbuhan kegiatan perekonomian Gorontalo menjadi lebih aktif dan dinamis.

Selain itu, pembukaan rute juga membuat Gorontalo terhubungkan dengan pusat – pusat bisnis dan keuangan serta pariwisata nasional.

Diharapkan dengan penerbangan Jakarta – Gorontalo dapat juga mendukung sektor pariwisata yang masih belum banyak terjamah seperti Danau Limboto, Pantai Botutonuo, Sungai Bone dan sejumlah objek wisata lainnya di Kota Serambi Madinah ini.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata petumbuhan ekonomi nasional.

Tahun 2016 pertumbuhan ekonomi Gorontalo tercatat mencapai 6,52 persen, sedangkan rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,02 persen

Penerbangan QG 310 rute baru dari Jakarta ke Gorontalo via Makassar tersebut akan dimulai pada hari Jumat, tanggal 28 Juli 2017 pukul 04.30 WIB dan tiba di Gorontalo pukul 10.15 WITA, setelah sebelumnya transit selama 50 menit di Makassar.

Sementara itu, penerbangan dari Gorontalo menuju ke Jakarta (via Makassar) akan berangkat pukul 11.00 WITA dan tiba di Jakarta pada pukul 15.10 WIB.

Sedangkan tiket penerbangan Jakarta – Gorontalo ini bisa didapatkan mulai hari Kamis, 13 Juli 2017 di seluruh saluran pembelian tiket Citilink Indonesia, terutama melalui web www.citilink.co.id.

Sepanjang tahun 2017, Citilink Indonesia telah membuka empat rute baru. Tiga rute baru di Kawasan Timur Indonesia yaitu Jayapura, Kendari, dan Gorontalo dan juga rute regional pertama ke Dili.⁠⁠⁠⁠

Recent Posts

Puan Pimpin Paripurna DPR, Bahas LHP LKPP 2025 Hingga Persetujuan Naturalisasi 2 Pesepakbola

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR RI yang ke-22…

2 jam yang lalu

Menaker dan Seskab Teddy Luncurkan MagangHub Angkatan II, Kuota Naik Jadi 150 Ribu

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli bersama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya meluncurkan Program Pemagangan…

7 jam yang lalu

Muqaddimah Ibn Khaldun: Ketika Sejarah Tidak Lagi Sekadar Cerita Masa Lalu

Oleh: Adriansyah(Ketua Umum Ikatan Alumni FISIP UIN Jakarta) Di tengah banyaknya buku sejarah yang berisi…

9 jam yang lalu

Wamenhaj Kembali Salurkan Bantuan bagi Jemaah Haji yang terlilit utang

MONITOR, Aceh - Kepulangan dari Tanah Suci menjadi momen yang semakin bermakna bagi sejumlah jemaah haji…

9 jam yang lalu

DPR Perkuat Digitalisasi Pertanian Lewat Revisi UU Pangan Demi Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

MONITOR, Jakarta - Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengungkap saat ini DPR bersama Pemerintah…

1 hari yang lalu

Lima Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, PBHI Desak Presiden Hentikan Program dan Bentuk Tim Investigasi Independen

MONITOR, Jakarta – Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mendesak Presiden menghentikan…

1 hari yang lalu