MONITOR – Harga minyak dunia berakhir lebih tinggi pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena data pemerintah menunjukkan persediaan minyak AS turun lebih besar dari yang diperkirakan minggu lalu.
Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam laporan mingguannya pada Rabu (12/7) bahwa persediaan minyak mentah negara itu turun 7,6 juta barel selama pekan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi pasar turun 2,9 juta barel.
Para analis mengatakan, data persediaan terbaru membantu meredakan kekhawatiran pasar mengenai kelebihan pasokan global dan mendukung harga minyak pada Rabu.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus, menambahkan 45 sen menjadi menetap di 45,49 dolar per barel di New York Mercantile Exchange.
Sumber : ANTARA
MONITOR, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi dan berbagai capaian pembangunan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat standar pelayanan publik untuk…
MONITOR, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang…
MONITOR, Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bergerak cepat memastikan hak dan pelindungan 33…
MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi…
MONITOR, Jakarta — Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai 17 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan…