MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Muhaimin Iskandar mengapresiasi pertemuan 14 ormas Islam yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam Indonesia (LPOI) yang meminta pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk membubarkan ormas anti Pancasila.
"Itu bagus sebagai sikap," kata Cak Imin, sapaan akrabnya, di Resto Bunga Rampai, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/7).
Meski demikian, Cak Imin memandang pertemuan tersebut perlu untuk ditindaklanjuti dengan cara ormas-ormas yang sudah memiliki platform dan semangat NKRI ini harus membina, merangkul, mengayomi dan menyanyangi ormas-ormas Islam yang semangat NKRI nya masih kendur.
"Oleh karena itu saya berharap PBNU setelah ini lebih banyak mengayomi, merangkul. Kalau perlu, NU menyayangi FPI (Front Pembela Islam) supaya tidak menjadi kemana-mana dan dididik supaya tidak menjadi radikal," ujar Mantan Menakertrans itu.
Menurutnya, merangkul ormas-ormas yang dikenal keras dan militan juga diperlukan sebagai proses belajar bernegara yang baik.
"Semua ini proses supaya semua belajar, termasuk kita semua, FPI, NU semua belajar bernegara yang baik," tandasnya.
MONITOR, Sumedang – Semangat baru gerakan koperasi mulai terasa dari kampus. Ratusan mahasiswa berkumpul dalam…
MONITOR, Bekasi – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus menyiapkan tenaga kerja kompeten untuk mengisi kebutuhan industri…
MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menekankan pentingnya inovasi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) resmi menghadirkan dashboard publik penyelenggaraan ibadah…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukan komitmen Perusahaan dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil,…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, perlindungan…