MONITOR, Bekasi – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau pihak Saudi Arilines untuk menggunakan produk Indonesia dalam penyajian makanan bagi jemaah haji. Hal ini disampaikan Menag ketika melakukan meal test penerbangan haji Jawa Barat, di Asrama Haji Bekasi.
Menag menganjurkan, teh yang disajikan untuk jamaah ketika di pesawat tidak lagi menggunakan produk negara lain. Selain harganya yang relatif mahal, Menag menilai produk Indonesia tidak kalah bagus.
Selain itu, Menag menyarankan agar air mineral yang dikemas dalam dus makanan diperbesar ukurannya. Juga agar makanan yang disajikan tidak terlampau pedas dan dapat diterima oleh seluruh jemaah haji.
“Kurangi penyajian minuman bersoda karena kurang baik bagi kesehatan, ada baiknya diganti dengan jus dan perbanyak air mineral,” pesannya di Bekasi, Rabu (05/07).
MONITOR, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang…
MONITOR, Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bergerak cepat memastikan hak dan pelindungan 33…
MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi…
MONITOR, Jakarta — Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai 17 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan…
MONITOR, Musi Banyuasin – Kementerian Koperasi Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan…
MONITOR, Banjarmasin - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memeriksa PT TAS terkait dugaan pelanggaran penyelenggaraan perjalanan…