Categories: HANKAMNASIONAL

Menteri Agama Minta Maskapai Haji utamakan Makanan Indonesia

MONITOR, Bekasi – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau pihak Saudi Arilines untuk menggunakan produk Indonesia dalam penyajian makanan bagi jemaah haji. Hal ini disampaikan Menag ketika melakukan meal test penerbangan haji Jawa Barat, di Asrama Haji Bekasi.

Menag menganjurkan, teh yang disajikan untuk jamaah ketika di pesawat tidak lagi menggunakan produk negara lain. Selain harganya yang relatif mahal, Menag menilai produk Indonesia tidak kalah bagus.

Selain itu, Menag menyarankan agar air mineral yang dikemas dalam dus makanan diperbesar ukurannya. Juga agar makanan yang disajikan tidak terlampau pedas dan dapat diterima oleh seluruh jemaah haji.

“Kurangi penyajian minuman bersoda karena kurang baik bagi kesehatan, ada baiknya diganti dengan jus dan perbanyak air mineral,” pesannya di Bekasi, Rabu (05/07).

Recent Posts

Naskah Doa Menag dalam Sidang Tahunan-Sidang Bersama 2026

MONITOR, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang…

1 jam yang lalu

Kemenhaj Turun Tangan Lindungi 33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat di Bandara Soetta

MONITOR, Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bergerak cepat memastikan hak dan pelindungan 33…

2 jam yang lalu

Kemnaker Siapkan Talenta Muda untuk Bangun Startup dan Ciptakan Lapangan Kerja

MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi…

4 jam yang lalu

17 OTT KPK Jadi Alarm Demokrasi, LSAK Dorong Pembenahan Sistem Pilkada

MONITOR, Jakarta — Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai 17 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan…

5 jam yang lalu

Kemenkop Tegaskan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi, LPDB Koperasi Siapkan Dukungan Pembiayaan

MONITOR, Musi Banyuasin – Kementerian Koperasi Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan…

24 jam yang lalu

Kemenhaj Periksa Bos PT TAS Akibat 120 Jemaah Gagal Berangkat dan 38 Jemaah Terkendala Kepulangan

MONITOR, Banjarmasin - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memeriksa PT TAS terkait dugaan pelanggaran penyelenggaraan perjalanan…

1 hari yang lalu