Monitor, Tarakan – Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan, apa yang dicapai Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) dalam merdam teror ISIS di Marawi harus menjadi pemicu semangat bagi negara-negara tetangga untuk melakukan hal serupa.
"Ini warning agar kita juga siap jika suatu saat melakukan hal yang sama," kata Gatot saat peresmian Pusat Komando Maritim Indonesia di Mako Lantamal XIII Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (19/6) seperti dilansir Antara.
Terlebih, lanjut Gatot, setelah runtuhnya pertahanan ISIS di Marawi ada kemungkinan mereka meninggalkan wilayah tersebut dengan menyamar sebagai pengungsi.
Untuk itu Panglima TNI ini meminta semua pihak mewaspadai hal itu, mengingat telah ada sel-sel tidur ISIS di 16 Provinsi Indonesia, demikian juga di Malaysia.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI juga mengapresiasi prestasi AFP atas ISIS di Marawi dan mengingatkan pentingnya kerjasama serta perjanjian Trilateral yang dilakukan Indonesia, Malaysia dan Filipina.
Menurutnya, perjanjian tersebut akan mempermudah pertukaran informasi antar ketiga negara. "Kecepatan dan ketepatan informasi diperlukan dalam menentukan langkah antisipasi sejak dini agar ISIS tidak masuk ke Indonesia," terangnya.
MONITOR, Jakarta – Pemerintah bersama Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi LPG berjalan optimal dan tepat sasaran…
MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 516.654 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada…
MONITOR, Jakarta – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, membantah tuduhan yang menyebut…
MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Paguyuban Dulur Cirebonan Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa kawasan Ciayumajakuning (Cirebon,…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan…
MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Paguyuban Dulur Cirebonan Rokhmin Dahuri, mengajak masyarakat Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu,…