NASIONAL

Hadiri HAB ke-80, Wamenag Ajak Warga Kulon Progo Rawat Kerukunan

MONITOR, Kulon Progo – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengingatkan bahwa merawatkan kerukunan butuh keteladanan. Untuk itu, ASN Kementerian Agama harus menjadi teladan dalam praktik baik kerukunan.

Pesan ini disampaikan Wamenag saat membuka jalan sehat kerukunan dan senam ceria bersama warga Kulon Progo, Minggu (4/1/2026). Acara ini digelar Kanwil Kemenag DI Yogyakarta sebagai rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag).

Ratusan ASN Kemenag membaur bersama berbagai elemen masyarakat dalam gelaran yang dipusatkan di Kankemenag Kulon Progo. Hadir juga, Kepala Kanwil Kemenag DIY, Ahmad Bahiej, serta Bupati dan Wakil Bupati Kulon Progo. Dalam momen penyambutan tersebut, Bupati Kulon Progo tak segan “memamerkan” pesona daerahnya. Ia memperkenalkan potensi pariwisata yang eksotis serta keramahan warga Kulon Progo yang selama ini tersohor di DIY hingga level nasional, sebagai aset berharga yang berjalan beriringan dengan kerukunan umat beragama.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan

Sebelum mengibarkan bendera start, Romo Syafi’i memberikan sambutan yang menggugah. Ia secara terbuka mengapresiasi atmosfer positif yang terbangun pagi itu. Menurutnya, antusiasme, keseruan, dan keramahan warga Kulon Progo adalah cerminan wajah Indonesia yang harmonis.

Lebih jauh, Wamenag menekankan bahwa kegiatan ini memiliki dimensi strategis. “Jalan sehat ini jangan dimaknai sebatas aktivitas fisik semata. Ini adalah sarana internalisasi nilai-nilai kebangsaan. Ini adalah praktik nyata para insan Kemenag untuk bersama-sama merawat kerukunan, yang menjadi semangat inti dari kelahiran kementerian ini 80 tahun silam,” tegas Romo.

Agenda pagi itu juga diwarnai dengan aksi sosial konkret. Sebagai wujud kepedulian negara, Romo Syafi’i berkesempatan menyerahkan bantuan Zakat dan Wakaf kepada sejumlah pihak termasuk penyandang disabilitas. Seremonial ini turut menegaskan komitmen Kemenag untuk hadir secara inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Romo mengingatkan bahwa Kemenag memiliki tugas besar untuk terus menjaga sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui kegiatan yang melibatkan massa seperti ini, pesan damai dan toleransi diharapkan dapat terdistribusi lebih luas ke tengah masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat menyusuri sudut-sudut kota, di mana Romo turut serta berjalan kaki, membaur tanpa sekat dengan para peserta, menikmati pagi yang cerah di “The Jewel of Java”.

Recent Posts

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

2 hari yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

2 hari yang lalu

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

2 hari yang lalu

Menhaj Buka Expo UMKM di Yogyakarta, Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok Haji

MONITOR, Yogyakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong produk unggulan daerah masuk ke rantai…

2 hari yang lalu

Ketua IDI Lebak: Psikosomatik Bukan Sakit Pura-Pura, Stres Bisa Picu Keluhan Fisik

MONITOR, Lebak — Tekanan pikiran dan persoalan emosional tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis, tetapi juga dapat…

2 hari yang lalu