Ketua Komnas Haji, Mustolih Siradj (ist)
MONITOR, Tangerang Selatan – Komnas Haji dan Umrah mengapresiasi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang telah mengumumkan rencana perjalanan ibadah haji 1448 H/2027 M lebih awal. Kepastian jadwal tersebut dinilai memberi kesempatan lebih panjang bagi calon jemaah untuk mempersiapkan biaya, kesehatan, dan berbagai kebutuhan sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Penetapan jadwal haji jauh-jauh hari merupakan langkah positif. Jemaah memiliki waktu lebih leluasa untuk mempersiapkan kemampuan finansial, menjaga kondisi kesehatan, serta mengatur kebutuhan keluarga sebelum keberangkatan. Persiapan yang baik akan membantu jemaah menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan optimal,” kata Ketua Komnas Haji dan Umrah, Dr. H. Mustolih Siradj, SHI., MH., dalam keterangannya di Ciputat, Jumat (23/10/2026).
Menurut Mustolih, kepastian jadwal bukan sekadar urusan administratif. Informasi yang disampaikan lebih awal seharusnya menjadi dasar bagi jemaah dan penyelenggara untuk menyusun persiapan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan.
Berdasarkan jadwal yang dicantumkan dalam rilis Kemenhaj, jemaah direncanakan mulai masuk asrama haji pada 10 April 2027, sedangkan operasional penyelenggaraan haji berakhir pada 20 Juni 2027.
“Dari sisi finansial, jemaah bisa mulai mengatur tabungan dan mempersiapkan pelunasan Bipih dengan lebih terencana. Dari sisi kesehatan, waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk pemeriksaan medis, mengendalikan penyakit penyerta, memperbaiki pola makan, dan meningkatkan kebugaran fisik secara bertahap,” ujarnya.
Mustolih menegaskan, kesiapan kesehatan perlu menjadi perhatian sejak dini karena ibadah haji membutuhkan daya tahan fisik yang memadai. Karena itu, calon jemaah tidak seharusnya menunggu hingga mendekati keberangkatan untuk mulai mempersiapkan kondisi tubuh.
“Jangan sampai jadwal keberangkatan sudah pasti, tetapi jemaah justru belum memperoleh kepastian mengenai tahapan persiapan berikutnya. Informasi yang jelas sejak awal sangat penting agar jemaah bisa menyiapkan diri secara menyeluruh,” katanya.
Kemenhaj Diminta Segera Umumkan Data Jemaah dan Pelunasan
Meski mengapresiasi penetapan jadwal lebih awal, Komnas Haji dan Umrah meminta Kemenhaj segera mengumumkan data calon jemaah yang berhak berangkat pada musim haji 2027 serta jadwal pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).
“Langkah berikutnya yang perlu segera dilakukan adalah memberikan kepastian mengenai siapa saja jemaah yang berhak berangkat dan kapan tahapan pelunasan dimulai. Jangan biarkan jemaah terlalu lama berada dalam ketidakpastian, sementara waktu persiapan terus berjalan,” tegas Mustolih.
Ia menilai, publikasi data jemaah akan membantu masyarakat memastikan status keberangkatan masing-masing. Adapun informasi pelunasan yang transparan dan mudah diakses akan memberi ruang bagi jemaah untuk mengatur kemampuan keuangan sekaligus mengantisipasi kendala administrasi.
Selain itu, Kemenhaj perlu memastikan jadwal pemeriksaan kesehatan, bimbingan manasik, dan tahapan pelayanan lainnya disampaikan secara jelas serta dikoordinasikan dengan baik.
“Penetapan jadwal lebih awal harus diikuti kepastian teknis yang dapat langsung dimanfaatkan jemaah. Ukuran keberhasilannya bukan hanya seberapa cepat jadwal diumumkan, tetapi seberapa jauh kepastian itu membantu jemaah mempersiapkan diri dan meningkatkan kualitas pelayanan haji,” pungkasnya.
Ciputat, 23 Oktober 2026
MONITOR, Jakarta – Bertepatan dengan peringatan Hari Santri, Kamis (22/10/2026), Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama…
MONITOR, Jakarta - Analis intelijen dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro mengapresiasi Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario…
MONITOR, Brebes - Peringatan Hari Santri menjadi momentum bagi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU)…
MONITOR, JAKARTA - Konser penyanyi tenor dunia Andrea Bocelli di Indonesia dinilai dapat menjadi momentum…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperluas akses pembiayaan, mempercepat…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menjajaki kerja sama dengan Kementerian…