Monitor, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan kenaikan nilai ekspor Indonesia Bulan Mei 2017 yang mencapai USD14,29 miliar atau meningkat 7,62 persen dibanding Bulan April. Jika dibandingkan dengan Mei 2016, ekspor Indonesia naik 24,08 persen. Secara kumulatif, ekspor Indonesia Januari-Mei 2017 mencapai USD68,26 miliar atau meningkat 19,93 persen dibanding periode yang sama tahun 2016.
Dari data yang dilansir melalui laman BPS pada Jumat (16/06), ekspor nonmigas sendiri pada Mei 2017 mencapai USD13,02 miliar atau naik 6,37 persen dibanding April 2017. Ekspor nonmigas Indonesia dari Januari-Mei 2017 tercatat mencapai USD61,98 miliar atau naik 20,10 persen. Peningkatan terbesar ekspor nonmigas dibanding bulan lalu terjadi pada mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar USD178,2 juta (43,81 persen). Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada bahan bakar mineral sebesar US$115,9 juta (6,47 persen).
Menurut sektor, sebagian besar ekspor nonmigas mengalami kenaikan antara lain hasil industri pengolahan naik 16,22 persen, hasil pertanian naik 28,54 persen dan ekspor hasil tambang dan lainnya naik 45,46 persen. Menurut negara tujuan, ekspor nonmigas terbesar adalah ke Amerika Serikat sebesar USD1,53 miliar, disusul Tiongkok USD1,51 miliar dan India USD1,28 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 33,14 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (28 negara) tercatat sebesar USD1,39 miliar.
MONITOR, JAKARTA - Indonesia menargetkan kontribusi produk domestik bruto (PDB) maritim mencapai 15 persen dan…
MONITOR, Jakarta - Transformasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo…
MONITOR, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil…
MONITOR, Indramayu - Kelompok Tani (Poktan) Gentong Jaya, Desa Segeran Kidul Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu,…
MONITOR, Pati - Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, menyalurkan bantuan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengajak Kementerian…