Categories: BERITAPERISTIWA

Pelaku Kejahatan Anak Dipajang, LPAI dorong Revisi Sistem Peradilan Pidana Anak

Monitor, Metro Lampung – Aksi perampokan yang disertai pembunuhan sadis terjadi di Lampung. Ironisnya lagi, yang melakukan perbuatan keji itu adalah tiga bocah yang masih remaja.

Ketiganya pelaku berinisial IS (17), HC (18), dan ES (19) itu tercatat sebagai warga Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Wajah ketiga bocah pelaku itupun terpampang jelas dan tersebar di banyak media masa. 

Menanggapi terkait hal tersebut, Ketua Bidang Pemenuhan Hak Anak Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Reza Indragiri Amriel mengaku sangat menyesalkan atas peredaran foto para pelaku yang diperkirakan masih dibawah umur tersebut.

"Kata berita, umur ketiga pelaku adalah 17, 18, dan 19 tahun. Tapi kalau melihat foto di atas, sepertinya mereka belum sampai 17 tahun ya," Kata Reza Indragiri Amriel kepada Monitor, Selasa malam (13/6).

Menurut Reza bisa jadi masalah jika otoritas penegakan hukum "memajang" pelaku yg berusia kanak2 di muka media dan publik, seperti dalam kasus tersebut. 

"Sisi lain, juga ingat anak2/remaja yang ikut geng motor, anak2/remaja yang menyebar ujaran kebencian di medsos, dan anak2/remaja yg melakukan pembunuhan dan perampasan kendaraan bermotor," tambah Pria yang juga merupakan ahli psikologi forensik itu.

Reza menambahkan, dengan kelakuan yang kian brutal, sepertinya mmg sudah tiba saatnya dilakukan revisi terhadap UU Sistem Peradilan Pidana Anak dimana Fokusnya adalah bahwa anak-anak yang melakukan kejahatan jenis tertentu dapat diproses hukum laiknya org dewasa. 

Menurutnya hal tersebut memang menjadi kontroversi tapi situasi kejahatan anak di Indonesia saat ini sudah terlampau jauh masuk dalam kategori darurat.

"Kontroversial? Dalam situasi segetir ini, silakan pilih: public safety atau child welfare?," pungkasnya.

Recent Posts

Menaker Tugaskan Pengawas Kawal Kesepakatan Kecelakaan Kerja di Cikarang

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menugaskan pengawas ketenagakerjaan berkoordinasi dan mengawal pelaksanaan kesepakatan…

9 jam yang lalu

Kapolda Banten Ajak Ulama dan Santri Perkuat Sinergi Jaga Kedamaian

MONITOR, Lebak – Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H., mengajak kalangan ulama,…

10 jam yang lalu

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji Khusus Berhak Lunas 1448 H/2027 M

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi merilis Daftar Jemaah Haji…

21 jam yang lalu

OASE III PTKIN di UIN Sunan Kalijaga, Mahasiswa Kembangkan Inovasi Pengelolaan Limbah dan Pemanfaatan Sumber Daya Berbasis Ekoteologi

MONITOR, Yogyakarta - Kompetisi OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berbagai cabang…

21 jam yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Berakhir Gemilang: Bukti Kampus Islam Siap Bersaing di Kancah Sains dan Teknologi Global

MONITOR, YOGYAKARTA — Ajang bergengsi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri…

2 hari yang lalu

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

2 hari yang lalu