Monitor, Jakarta – Blok Masela yang memiliki cadangan gas hingga 10,7 TCF ditargetkan sudah POD pada 2018 dan mulai memproduksi gas (on stream) pada 2026. Hal ini membuat adanya rapat khusus yang membahas pemanfaatan gas masala untuk kebutuhan industri.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar pagi ini mendatangi kantor Menko Maritim, Luhut Panjaitan. Arcandra tiba di lokasi sekitar pukul 09.25 WIB. Tak lama berselang, Direktur Gas Pertamina, Yenni Andayani juga tiba di kantor Luhut. Yenni pun langsung menuju ruang rapat.
Saat ini, operator Blok Masela, Inpex Corporation, siap memulai Pre Front End Engineering Design (Pre-FEED) dan mempercepat proyek Masela sesuai keinginan pemerintah. Pre-FEED akan dikerjakan dalam 1 tahap saja, tidak dibagi menjadi 2 tahap.
Jika Pre-FEED sudah jadi, dilanjutkan dengan FEED, disetujui pemerintah menjadi Plan of Development (POD) alias rencana pengembangan jika disetujui pemerintah, maka tahapan-tahapan selanjutnya menuju produksi gas seperti Final Investment Decision (FID), sampai Engineering Procurement and Construction (EPC) bisa dimulai.
MONITOR, Jakarta – Indonesian Police Watch (IPW) mengapresiasi langkah cepat Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum)…
MONITOR, Jakarta - Transisi Bersih meminta Pemerintah Indonesia tidak menambah kuota produksi nikel pada tahun…
MONITOR, Tangerang - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menyambut kepulangan kelompok pertama Petugas…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta agar pelaku kasus penyekapan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam kembali meminta PT PLN (Persero)…
MONITOR, Jakarta - Berbagai kementerian/lembaga meminta tambahan anggaran untuk program Pemerintah di tahun 2027. Di…