Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Kemenristekdikti Luncurkan Tiga Beasiswa Dalam dan Luar Negeri

Monitor, Jakarta-Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) melalui Direktorat Sumber Daya Iptek Dikti (SDID) memberikan skema beasiswa pascasarjana (S-2 dan S-3), baik di universitas dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini disampaikan pada konferensi pers di Gedung Kementerian Riset Dikti.

Tiga beasiswa yang diberikan yakni Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN), Beasiswa Afirmasi untuk Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB), dan Beasiswa Program Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU). Dengan kuota yang diberikan yakni 1.000 penerima untuk BPP-DN, 150 penerima beasiswa Afirmasi PTNB, dan 250 beasiswa PMDSU.

Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen pemerintah untuk meningkatkan jumlah tenaga pendidik atau dosen serta ilmuwan yang kompetitif di masa depan. Dilansir dari kemenristek dikti, jumlah professor di Indonesia masih diangka 5.389 orang. Padahal idealnya Indonesia membutuhkan professor sebanyak 22 ribu orang.

Untuk beasiswa jenjang S-2, dosen tetap yang memiliki NIDN atau NUPN diberikan melalui skema beasiswa Afirmasi PTNB. Sedangkan BPP-DN diberikan kepada dosen di lingkup Kemristekdikti untuk menempuh jenjang S-3. Tidak hanya itu, untuk fresh graduated yang memenuhi kualifikasi akan diberikan beasiswa PMDSU.

“Pada program ini, sarjana unggul tersebut dituntut menghasilkan minimal dua publikasi hasil riset di jurnal internasional”. Ujar Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti, Ali Gufron Mukti. Untuk ketiga beasiswa ini sudah mulai dibuka pendaftarannya 5 Juni sampai dengan 30 Juni 2017.

Recent Posts

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

11 jam yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

11 jam yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

17 jam yang lalu

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

2 hari yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

2 hari yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

3 hari yang lalu