Sudirman Said Dinial Tepat Pimpin Jateng, Ini Alasannya

Monitor, Jakarta – Propinsi Jawa Tengah merupakan satu dari sekian propinsi di Indonesia yang memiliki nilai kesejarahan panjang. Wilayah yang membentang di bagian tengah pulau jawa ini dimasa lalu memiliki kisah yang tak kalah penting selain catatan kebesaran Sriwijaya dan Majapahit.Propinsi dengan luas 32.801 KM2 atau sekitar 28 % luas pulau Jawa, membentang sungai Bengawan Solo yang menjadi pusat bermukim dan bersandar masyarakat Jawa Tengah yang bercocok tanam sejak ribuan tahun lalu, menjadi saksi sejarah perubahan masyarakat agraris di Jawa Tengah yang mulai bergeser menuju industrialisasi.

Koordinator  Pusat Studi Perubahan, Arief Rachman mengatakan sentra-sentra industri mulai dari yang berskala kecil hingga besar tumbuh dengan lambat diwilayah yang corak masyarakatnya begitu santun. Kesantunan ini juga yang menjadi modal sosial menuju perubahan di Jawa Tengah yang terkesan tertinggal dibanding propinsi lainnya di pulau Jawa.

“Kini, perhelatan mencari siapa Gubernur baru Jawa Tengah mulai mengemuka. Beberapa nama calon pesaing Gubernur saat ini muncul. Namun beberapa nama yang muncul ada sosok mantan Menteri ESDM Sudirman Said yang mulai digadang-gadang akan menjadi lawan kuat incumbent,” kata Arif melalui rilis yang diterima.

Sudirman Said, lanjut Arif tercatat sebagai orang Brebes yang secara kultur, Brebes dapat dikategorikan wilayah Pantura Jawa yang masyarakatnya  berciri masyarakat pesisir yang lebih dinamis. Sosok pria yang biasa disapa Pak Dirman ini tak bisa dianggap remeh dalam perhelatan merebut kursi nomor 1 di Jawa Tengah. Selain kenyang pengalaman, Sudirman Said merupakan tokoh dengan track record bersih.

Adalah Sudirman Said yang dulu menjabat Direktur ISC Pertamina yang mengawal pembubaran Petral yang dulu kental 'aroma' permainan.Keterlibatan Sudirman Said dalam penataan bisnis TNI berjalan baik saat menjabat Direktur Utama Pindad. Beliau juga terlibat dalam Rekonstruksi dan Rehabilitasi Aceh dan Nias pasca Tsunami. Tak hanya itu, Sudirman Said berani membongkar permainan mafia di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral dengan resiko harus terpental dari pemerintahan saat menjabat Menteri ESDM.

Pengalaman di dunia Akademis, Birokrasi dan BUMN menjadikan Sudirman Said figur yang ideal menyongsong kontestasi di Jawa Tengah tahun depan.Kini, Pak Dirman mencoba menjelajah dipusaran perubahan politik di Jawa Tengah. Sosok yang terlihat cool ini boleh dibilang figur alternatif yang dapat menjadi pilihan masyarakat Jawa Tengah dalam pusaran perubahan.

Recent Posts

IKALUIN Berikan Penghargaan kepada 10 Alumni Berprestasi, Berikut Daftarnya

MONITOR, Tangerang Selatan - Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (IKALUIN) memberikan IKALUIN Award 2026…

28 menit yang lalu

Disambut Gus Fahim Royani, Hery Haryanto Azumi Didoakan Maju Ketum PBNU pada Muktamar NU ke-35

MONITOR, Kediri – Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, KH. Fahim Royani,…

3 jam yang lalu

Seminar Nasional Unpam Serang Bahas Relasi Media Elite dan Massa dalam Pemerintahan Prabowo Gibran

MONITOR, Serang — Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Serang menggelar Seminar Nasional…

8 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perluas Akses KUR, Bank NTB Syariah Kembali Jadi Penyalur

MONITOR, Mataram – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha…

16 jam yang lalu

Kepulangan Jemaah Haji Capai Lebih dari 121 Ribu, Kemenhaj Ajak Jaga Nilai Haji Sepanjang Hayat

MONITOR, Jakarta - Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci terus berjalan lancar. Hingga Jumat…

1 hari yang lalu

Dirut LPDB Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, secara resmi membuka kegiatan Pekan Kreatif Nusantara (PKN)…

1 hari yang lalu