Categories: BERITAINTERNASIONAL

Ada Delapan Warga Asing Ikut Tewas dalam Gempuran Militer di Marawi

Monitor, Manila – Para petempur asing sedikitnya dari lima negara diketahui berjuang bersama para pemberontak yang bertempur melawan pasukan pemerintah di kota Marawi, Filipina selatan.

Delapan petempur warga asing di antaranya tewas dalam pertempuran tersebut, kata Menteri Pertahanan Filipina, Kamis (1/6).

Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana mengatakan dalam jumpa pers bahwa para petempur asing dari Saudi Arabia, Malaysia, Indonesia, Yaman dan Chechen diketahui meninggal di kota Marawi, pekan lalu.

"Terdapat delapan warga asing yang meninggal dalam pertempuran bersama para pemberontak," ujarnya.

Recent Posts

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

16 jam yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

20 jam yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

24 jam yang lalu

Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mengupayakan pemulihan aktivitas usaha…

1 hari yang lalu

Dari Ketahanan Keluarga hingga Kompetensi Digital, Ini Tiga Tantangan Strategis Penghulu

MONITOR, Tangerang Selatan - Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian…

1 hari yang lalu

Desak Kasus Penyadapan Ilegal Diusut Tuntas, MUI Ingatkan Larangan Tajassus dalam Islam

MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan…

1 hari yang lalu