Categories: DAERAHSUMATERA

Banjir Menerjang Padang, Ratusan Rumah Terendam

Monitor, Padang – Ratusan rumah terendam banjir di Jondul, Kelurahan Rawang, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pada Rabu pagi pukul 03.50 WIB.

Pantauan di lapangan, saat ini jalanan di lokasi tersebut sudah digenangi air dengan ketinggian mencapai satu meter.

Pada pukul 03.15 WIB, satu unit perahu karet dari BPBD Padang datang dan langsung masuk ke titik pedalaman rumah warga, yang tak bisa diakses jalan kaki karena tingginya genangan.

Banjir disebabkan hujan yang mengguyur daerah itu sejak Rabu dinihari sekitar pukul 00.00 WIB.

Hingga pukul 03.58 WIB hujan masih terus mengguyuri daerah setempat, dan ketinggian air masih terus merangsak naik.

Salah satu faktor penyebab banjir daerah itu dikarenakan dataran tanah yang rendah, dan berada di kaki bukit. (Ant

Recent Posts

Kemenag: Pers adalah Mitra Penting Rawat Kerukunan Umat

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan insan pers…

13 menit yang lalu

Politisi PDIP: DPR dan Pemerintah Tidak Boleh Anti-Kritik Pers

MONITOR, Jakarta - Peringatan Hari Pers Nasional yang jatuh pada 9 Februari menjadi momentum bagi…

9 jam yang lalu

Puncak HPN 2026 di Banten, Pemerintah Komitmen Perkuat Ekosistem Pers

MONITOR, Jakarta - Selamat Hari Pers Nasional 2026! Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026…

10 jam yang lalu

Percepat Pemulihan Sumbar, Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Produksi

MONITOR, Sumatera Barat - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Klinik UMKM Minang…

11 jam yang lalu

Akademisi UIN Jakarta Raih Doktor di UI, Bedah Akuntabilitas BUMN Pasca Danantara

MONITOR, Depok - Akademisi dan peneliti hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Fathudin…

11 jam yang lalu

Pemerintah Pastikan Harga Sapi Hidup Stabil, Pelaku Usaha: Kami Ikuti Aturan Pemerintah

MONITOR, Jakarta - Pemerintah memperketat pengawasan harga sapi hidup setelah adanya laporan di lapangan yang…

13 jam yang lalu