Categories: BISNISEKONOMI

Galang Sinergi, Kimia Farma Gandeng Telkom Indonesia

Monitor, Jakarta – PT Kimia Farma (Persero) bersama dengan PT Telkom Indonesia Tbk menggalang sinergi pemanfaatan sumber daya perusahaan guna meningkatkan produktivitas dan kinerja menjadi perusahaan kelas dunia yang berbasis digital.

"Telkom dan Kimia Farma sepakat bekerja sama untuk memenuhi harapan stakeholder (pemegang saham) dimana setiap core competence antar BUMN harus saling disinergikan," kata Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan, dalam keterangan pers di Jakarata, Sabtu (27/5/2017)

Dian menjelaskan ruang lingkup kerja sama meliputi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), rencana kerjasama pemanfaatan (joint utility) aset Telkom dan aset Kimia Farma.

Selanjutnya, rencana kerja sama digitalisasi Kimia Farma yang meliputi proses improvement, digital culture transformation, dan customer experience, serta rencana kerjasama lainnya yang selanjutnya akan disepakati oleh para pihak.

Digitalisasi di Kimia Farma didesain menggunakan Open Digital Maturity Model (ODMM) untuk melakukan assessment Digital Maturity perusahaan dengan enam kategori yaitu Strategic Dynamism, Digital Culture, Talent & Skills, Optimal Customer Experience, Data Centricity, Service Innovation & Optimize Delivery, serta Digital Technology Leadership.

"Telkom memiliki core competence di bidang Information and Communication Technology (ICT) mulai dari cloud, managed service, data center, payment system, monitoring system, satellite operation dan masih banyak lagi," ujar Dian.

Melalui core competence ini, Telkom siap mendukung digital revolution secara jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

Sementara itu, Dirut Kimia Farma, Honesti Basyir mengungkapkan bahwa digitalisasi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dan untuk meningkatkan daya saing, semua industri harus bergerak ke arah digital.

"Terima kasih atas support Telkom dalam mendukung akselerasi transformasi digital Kimia Farma sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja dan efisiensi perusahaan," ujar Honesti Basyir.

Kedepannya, kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing BUMN, baik di tingkat regional maupun internasional sehingga BUMN dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional. (Ant)

Recent Posts

Diikuti Lebih dari 10 Ribu Santri PDF, Imtihan Wathani 2026 Digelar Januari

MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama akan menggelar Ujian Akhir Pendidikan Diniyah Formal Berstandar Nasional (UAPDFBN)…

28 menit yang lalu

KKP Ungkap Kampung Nelayan Merah Putih Serap 17.550 Tenaga Kerja di 65 Lokasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat pembangunan kampung nelayan merah putih (KNMP)…

37 menit yang lalu

Gus Irfan: Tagline Haji 2026 Ramah Perempuan Bukan Sekadar Slogan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi menetapkan tagline penyelenggaraan ibadah haji tahun…

1 jam yang lalu

Kemenhaj Tambah 2 Embarkasi Baru di Banten dan DIY untuk Haji 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melakukan terobosan baru dalam penyelenggaraan ibadah haji…

2 jam yang lalu

Menag Nasaruddin Umar Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari Bone ke Sumatra

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana di…

2 jam yang lalu

Hakikat Sustainability untuk Kemakmuran Indonesia Yang Berkeadilan

Oleh Dadangsah Manjalib* “Homo Homini Lupus” sebuah peribahasa Romawi Kuno yang kemudian dipopulerkan oleh Thomas Hobbes…

3 jam yang lalu