Categories: BISNISEKONOMI

Bank Mandiri Tidak Terpengaruh Penurunan Bunga Kartu Kredit

Monitor, Jakarta – Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wirjoatmodjo mengaku tak khawatir aturan penurunan bunga kartu kredit oleh Bank Indonesia yang akan mulai berlaku efektif awal Juni 2017 mendatang akan mengganggu bisnis perseroan.

Menurut pria yang akrab dipanggil Tiko tersebut, saat ini tren penggunaan fasilitas cicilan atau pinjaman melalui kartu kredit oleh nasabah menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dari sisi pendapatan, pihaknya pun tidak lagi pada pendapatan dari bunga kartu kredit itu sendiri, melainkan fokus menggenjot pendapatan dari transaksi kartu kredit alias pendapatan jasa (fee based income).

"Jadi buat kita sebenarnya tidak terlalu ber-impact, kita lebih memfokuskan untuk fee based transaksinya," ujar Tiko usai penandatanganan kerjasama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Jakarta, Jumat (26/5/2017)

Tiko menambahkan komposisi pendapatan jasa dibandingkan dengan pendapatan bunga sendiri saat ini sekitar 70 persen berbanding 30 persen. Oleh karena itu, pihaknya mengincar pendapatan jasa terutama dari penggunaan kartu kredit di luar negeri.

"Dua tiga tahun terakhir, paling besar penggunaan kartu kredit untuk transaksi di luar negeri. Kalau di dalam negeri, mereka sudah switch ke debit card. Kartu kredit kita arahkan untuk pembelian item-item besar dan transaksi travelling," kata Tiko.

Sebelumnya, pada awal Desember 2016 lalu, Bank Indonesia menerbitkan Surat Edaran BI (SEBI) No. 18/33/DKSP perihal perubahan keempat tentang penyelenggaraan kegiatan alat pembayaran menggunakan kartu.

Aturan tersebut menyebutkan, mulai 1 Juni 2017, batas bunga kartu kredit yang diberikan bank sentral adalah maksimal 2,25 persen per bulan atau 26,95 persen per tahun. Saat ini, batas atas bunga kartu kredit 2,95 persen per bulan atau 35,4 persen per tahun. (Ant)

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

23 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

1 hari yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

2 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu