Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Ketika Jokowi Marah Kepada Kementerian/Lembaga Ini

Monitor, Jakarta – Amarah Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak dapat tertahan lagi pada saat menyampaikan sambutan di acara penerimaan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2016 di Istana Kepresidenan, Bogor.

Bukan tanpa sebab, mantan Gubernur DKI Jakarta itu kecewa akan masih banyaknya Kementerian dan Lembaga (K/L) yang belum beranjak naik predikat opini laporan keuangan mereka.

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Tahun 2016 yang baru saja dilansir, diketahui dari 84 Kementerian dan Lembaga (K/L) yang diperiksa, terdapat 73 Laporan Keuangan Kementerian Lemaga (LKKL) yang mendapat predikat WTP, dan 1 Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN) mendapat WTP.

Sedangkan yang mendapat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) sebanyak 8 LKKL atau 9%, yaitu pada Kemenhan, Kemen LHK, Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak, BKKBN, KPU, Badan Informasi Geopasial, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, dan LPP RRI.

Sedangkan yang Tidak Menyatakan Pendapat atau Disclaimer sebanyak 6% LKKL atau 7%, yaitu pada Kementerian KKP, Komnasham, Kemenpora, LPP TVRI, Bakala, dan Badan Ekonomi Kreatif.

Khusus pada saat membahas soal LKKL yang predikatnya disclaimer, raut wajah orang nomor satu di Indonesia ini berbeda. Jokowi marah lantaran masih ada K/L yang disclaimer. Bahkan sejumlah menteri, seperti Menteri Pertanian Amran Sulaiman secara khusyuk mendengarkan ucapan Presiden Jokowi.

“Yang sisanya ini saya titip Kementerian dan Lembaga segera dibentuk task force agar ke depan ini menjadi kewajiban sebetulnya ini jadi hal yang biasa dapat WTP, karena itu kewajiban kita dalam penggunaan uang rakyat, uang negara itu dikelola dengan baik,” kata Jokowi.

Sebagai informasi, selama 12 tahun terakhir baru kali ini laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas LKPP tahun 2016 mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (Prs)

Recent Posts

Menaker Tegaskan PKB Harus Dikawal Ketat, Tantangan Terbesar Ada pada Implementasi

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Perjanjian Kerja Bersama (PKB) harus dikawal secara…

11 jam yang lalu

Kemenperin Percepat Sertifikasi ISPO Hilir Sawit Lewat Skema KAN, Dorong Daya Saing Global

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempercepat implementasi Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) pada…

14 jam yang lalu

Mendag Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu Gresik, Dongkrak Ekonomi Rakyat dan Wisata Lokal

MONITOR, Gresik – Menteri Perdagangan Budi Santoso meresmikan Pasar Tematik Industri Sidayu di Kabupaten Gresik,…

14 jam yang lalu

Peminat Membludak, Menaker Yassierli Usulkan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

MONITOR, Jakarta — Antusiasme tinggi masyarakat terhadap program magang mendorong Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengajukan penambahan sebanyak…

18 jam yang lalu

Tekankan MoU BUMN–Swasta Bukan Sekadar Kesepakatan, Kementan Kawal Realisasi Hilirisasi Ayam di Sulsel

MONITOR, Jakarta – Pemerintah mempercepat pemerataan pasokan protein hewani nasional melalui pembangunan ekosistem hilirisasi ayam…

1 hari yang lalu

Kemenperin Perkokoh Industri Baja Nasional di Kancah Global

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya dalam upaya memperkuat industri baja nasional sebagai salah satu sektor…

1 hari yang lalu