Hasil Pemilu Malaysia Bikin PAN Optimis Jokowi Bisa Dikalahkan

MONITOR, Jakarta – Wakil Sekertaris Jenderal (Wasekjen) DPP PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan, hasil pemilihan umum (Pemilu) di Malaysia dengan terpilihnya Mahatir Muhammad menunjukan asumsi survei tidak bisa dijadikan mengecoh keinginan besar dari masyarakat negeri Jiran tersebut.

Dikatakan dia, bekaca dari Pemilu Malaysia, Presiden Jokowi pun masih sangat terbuka untuk dikalahkan, meski sejumlah lembaga survei menunjukan hasil yang sangat tinggi dari calon presiden lainnya.

“Namun kalau masyarakat di bawah merasa perlu perubahan, kemungkinan itu tetap ada. Karena itu, para pendukungnya jangan terlalu cepat tinggi hati. Tunggu kontestasi selesai biar dilihat bagaimana keinginan masyarakat (Indonesia) yang sebenarnya,” tegas Saleh dalam keterangan tertulisnya yang diterima MONITOR, Kamis (10/5).

“Kita harus banyak belajar dari hasil pemilu Malaysia. Setidaknya, mempelajari mengapa koalisi penguasa bisa tumbang dan dikalahkan,” tambahnya .

Apa yang terjadi dalam Pemilu di Malaysia menunjukan cerminan murni keinginan masyarakat yang ingin adanya perubahan, yang kemudian dituangkan secara legal dalam kontestasi pemilihan.

“Ini murni cerminan keinginan masyarakat Malaysia. Mereka ingin perubahan. Secara diam-diam, mereka mewujudkannya melalui Pemilu,,” paparnya.

Padahal, sambung wakil ketua komisi IX DPR RI itu hampir semua lembaga survei memprediksi koalisi Mahatir dan Anwar akan tumbang.

“Namun mereka tidak pernah patah semangat. Malah sebaliknya, mereka menunjukkan bahwa mereka bisa menang dan membantah asumsi lembaga-lembaga survei yang ada. Ini hampir sama dengan Pilkada DKI kemarin yang ternyata hasilnya jauh dari prediksi lembaga-lembaga survey,” pungkas Saleh.