Ketika Curhatan SBY soal Subsidi BBM jadi Bahan Lelucon

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi jajarannya (dok:Jawa pos)

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersindir atas pernyataan Presiden Joko Widodo menyoal kebijakan subsidi dan harga  BBM yang ditetapkankannya pada lima tahun silam, saat SBY menjadi orang nomor wahid di Indonesia.

SBY mengatakan, Jokowi seolah melemparkan isu masalah ekonomi yang terjadi hari ini akibat dampak kebijakan yang diambil SBY saat masih menjabat. Ya, ayah dari Agus Harimurti Yudhoyono ini merasa dikritik dan disalahkan atas kebijakan subsidi dan harga BBM.

“Pak Jokowi intinya mengkritik dan menyalahkan kebijakan subsidi untuk rakyat dan  kebijakan harga BBM, yang berlaku di era pemerintahan saya,” curhat SBY, dalam akun Twitternya.

Ia meyakini, pernyataan Jokowi tersebut akan memperkeruh suasana dan membuat pejabat di era SBY bereaksi keras untuk pasang badan kepadanya. Maka, mantan Menkopolkam di era Presiden Megawati ini meminta para mantan menterinya untuk tetap bersabar dan menahan diri dari polemik tersebut.

“Tentu saya bisa jelaskan. Tapi tak perlu dan tak baik di mata rakyat. Apalagi saat ini kita tengah menghadapi masalah keamanan, politik, dan ekonomi,” tuturnya.

“Justru kita harus bersatu padu. Juga makin rukun. Jangan malah cekcok dan beri contoh yang tak baik kepada rakyat. Malu kita,” tambahnya.

Curhatan SBY ini bukannya menuai simpati publik. Netizen justru menirukan ucapan Presiden ke-6 RI ini dan meramaikan hastagh #SBYJelaskan di lini masa Twitter. Banyak netizen yang salah fokus yang menjadikan lelucon atas statemen suami Ani Yudhoyono ini.