Ketum Bamus Kecewa Ikon Betawi Tak Muncul di Pembukaan Asian Games

Ketua Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, H. Zainuddin

MONITOR, Jakarta – Di saat masyarakat negeri ini berdecak kagum dengan hingar bingar dan kemewahan pembukaan Asian Games 2018, orang Betawi justru merasa kecewa. Pasalnya, dalam kemewahan pembukaan Asian Games, tak terlihat adanya ikon betawi yang dipertontonkan.

“Ya, saya sebagai orang Betawi dan mewakili masyarakat Betawi merasa kecewa, di acara megahnya pembukaan Asian Games tidak muncul ikon Betawi disana,” ujar Ketua Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, H. Zainuddin dalam keterangan tertulisnya kepada MONITOR.

Menurut Bang Oding, panggilan akrabnya sesuai dengan perturan gubernur (pergub) nomor 11 tahun 2017 ada 8 ikon  budaya Betawi. 8 ikon Betawi itu adalah, ondel-odel, kembang kelapa, baju sadariah, gigi balang, kerak telor, bir pletok, busana encim dan batik betawi.

“Dari 8 ikon itu tak ada satupun muncul di pembukaan Asian Games. Bahkan maskot Betawi Elang Bondol pun tak terlihat,” tandasnya.

Melihat hal ini, Bang Oding menuding Gubernur Jakarta Anies Baswedan luput memperhatikan persoalan ini.

“Masih ada sisa waktu pelaksanaan Asian Game agar budaya Betawi sebagai ciri khas ibukota ditampilkan mewarnai pesta olahraga se- Asia tersebut,” ujarnya.

Bang Oding pun mengatakan, kalau Anies, di lebaran Betawi menjanjikan kalau dirinya sebagai orang nomor satu di DKI Jakarta, berjanji kalau Pemprov DKI akan menjalankan perda dan pergub Betawi di semua even di Jakarta dan sifatnya otomaticly.

“Nah di event Asian Games inilah sebenarnya momentum untuk memperkenalkan kepada dunia tentang budaya Betawi,” pungkasnya.